2015, Pagu Raskin Wajo 24.689 RTS

“Dari Sosialisasi Program Raskin Tahun 2015”
Wakil Bupati Wajo A Syahrir Kube Dauda saat menyerahkan bantuan kepada warga miskin di Wajo

Wajo, MC – Wakil Bupati Wajo A Syahrir Kube Dauda me-warning aparat atau petugas yang dipercayakan oleh pemerintah untuk tidak mempermainkan beras orang miskin atau lazim disebut Raskin.

Mantan koordinator program pemberdayaan masyarakat di Sulsel ini menegaskan penyaluran beras untuk kaum dhuafa ini jangan sama sekali dimanipulasi atau dimainkan sedemikian rupa untuk kepentingan tertentu. Dia instruksikan penyaluran Raskin harus tepat sasaran.

“Penyaluran Raskin ini harus melalui rambu-rambu aturan yang berlaku, petugas yang dipercayakan oleh pemerintah harus proaktif. Penyaluran beras raskin ini pula harus dikelola secara profesional agar tepat sasaran, jangan sama sekali dimainkan karena harapan masyarakat ada pada pemerintah, jika ada yang memanipulasi maka harus menanggung resiko dunia dan akhirat,” ungkap Syahrir saat membuka acara Sosialisasi program Raskin tahun 2015 tingkat Kabupaten Wajo di Gedung Aisyiyah, Selasa, 24/2.

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Wajo, Arwes dalam laporannya mengungkap pagu Raskin untuk masyarakat Wajo tahun 2015 ini sebanyak 24.689 rumah tangga sasaran (RTS). Jumlah tersebut setara dengan 4.444.029 Kg beras untuk jangka waktu pendistribusian 12 bulan.

Dia menjelaskan bahwa penetapan pagu Raskin ini berdasarkan surat Deputi Menkokesra bidang perlindungan sosial selaku ketua pelaksana tim koordinasi Raskin pusat dan surat keputusan Gubernur Sulsel 2215/XII/2015 tentang pagu alokasi beras untuk rumah tangga miskin kabupaten/kota se Sulawesi Selatan.

Ditambahkan, penyaluran Raskin untuk tahun 2015 ini dimulai pada bulan februari ini. “Pemerintah akan menurunkan tim pendamping untuk mengawal dan memantau penyaluran raskin ini,” tandas Arwes. (Adv)

Penulis : Sultan, S.Sos