2016: Tana Toraja Targetkan Seluruh Pendidik Terlatih Modul USAID PRIORITAS

Tana Toraja, MC – Sebagai  tindak lanjut kemitraan dengan USAID PRIORITAS, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menganggarkan program diseminasi (penyebaran) pembelajaran dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dengan target peserta sampai 600 tenaga pendidik sampai akhir tahun 2014.

Sasaran replikasi ini adalah pendidik dari 28 sekolah diluar mitra USAID PRIORITAS, :  20  SD/MI, 8 SMP/MTs,

Pelatihan kluster I & II dimulai sejak tanggal 27 – 29 Oktober 2014, yaitu modul pembelajaran PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan) diikuti sebanyak 200 pendidik. Dan pada tanggal 30 Oktober – 1 November 2014 dilanjutkan dengan pelatihan modul CTL (Pengajaran dan Pembelajaran Kontekstual) untuk guru SMP sebanyak 200 pendidik. Setelah pelatihan modul pembelajaran CTL dan PAKEM selesai, dilanjutkan dengan pelatihan MBS yang diikuti sebanyak 200 orang peserta.

Diseminasi pembelajaran daerah Tana Toraja kepada sekolah-sekolah yang bukan mitra program USAID PRIORITAS ini merupakan respon yang sangat cepat dari Pemkab Tana Toraja. Mereka baru satu tahun menjadi mitra USAID PRIORITAS. “Kami ingin model pembelajaran berkelas dunia dari USAID PRIORITAS cepat menyebar dan berkembang di Tana Toraja untuk mengejar kesetaraan dengan kabupaten lainnya,” ujar Kadis Pendidikan Tana Toraja Yohanis Titting. Ia menambahkan bahwa penyebaran program USAID PRIORITAS kepada sekolah yang bukan target program  merupakan pengejawantahan visi Tana Toraja menjadi pusat pendidikan yang berkualitas.

Pada tahun 2016 Kepala Dinas Pendidikan Tana Toraja berharap seluruh sekolah SD/MI dan SMP/MTs di Tana Toraja menerapkan pembelajaran dan manajemen model USAID PRIORITAS. Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja akan mengalokasikan dana dari anggaran daerah.

Keinginan untuk menyebarkan program ke sekolah non mitra USAID PRIORITAS didukung banyak pihak. Ketua Komite SDN Inpres Santang, Martinus Palayukan berharap agar pelatihan model USAID PRIORITAS terus  disebarkan ke sekolah lain,  “Agar terjadi pemerataan kualitas, kami ingin modul yang dikembangkan USAID PRIORITAS menyebar ke seluruh pelosok Tana Toraja,” ujarnya.

Koordinator Kabupaten USAID PRIORITAS untuk Enrekang, Tana Toraja dan Palopo Bahar Makkutana komitmen mendukung kegiatan sekolah melalui program diseminasi. “Kami komitmen memberikan bantuan teknis kepada pemerintah Tana Toraja untuk mendiseminasi modul-modul pembelajaran yang dikembangkan USAID PRIORITAS” ujarnya (17/11).

Alumni sastra Unhas tersebut menambahkan bahwa untuk menyebarkan model pembelajaran dan MBS kepada pendidik non target program, , USAID PRIORITAS didukung 30 fasilitator kabupaten dan ditambah fasilitator provinsi dan fasilitator nasional jika diperlukan, “Bahkan fasilitator dari kabupaten tetangga mitra USAID PRIORITAS juga siap diperbantukan, ” ujarnya.

Sumber : USAID PRIORITAS