Daily Archives: 7 September 2017

Berhasil Panen 9 Ton/Ha, Menteri Bentukan Jokowi Salurkan Bantuan Pertanian di Wajo

Presiden RI, Ir Joko Widodo bersama Menteri Pertanian RI, H Andi Amran Sulaiman (Foto : Int)

Wajo, MC – Menteri Pertanian RI, H Andi Amran Sulaiman dijadwalkan hadir di Kabupaten Wajo, Rabu, 7 September 2017. Sedianya, menteri kabinet kerja bentukan Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla ini mengikuti acara Panen Raya Padi di Desa Wele Kecamatan Belawa.

Selain mengikuti acara panen, menteri juga diagendakan untuk menyerahkan bantuan peralatan pertanian sekaligus berdialog dengan petani. Bantuan yang diserahkan berupa ; Traktor Roda 2 sebanyak 80 unit, Transplanter 8 unit, Pompa Air 80 unit, Combine Harvester untuk tanaman padi 1 unit, dan Corn Harvester untuk tanaman jagung 1 unit.

Kasubag Protokol dan Perjalanan Kabupaten Wajo, Sahriani T menuturkan bahwa kedatangan menteri bersama rombongan disambut oleh Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru bersama jajarannya di lokasi panen.

Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru saat mengoperasikan mesin pemanen padi (Combine Harvester) di Desa Ongkoe Kecamatan Belawa (Foto : Hms)

Setelah panen, menteri pertanian menuju rumah jabatan Bupati Wajo untuk berisitirahat dan selanjutnya memimpin Rapat Koordinasi Perkebunan bersama beberapa Kepala Daerah (Bupati, red) se Sulawesi Selatan di salah satu hotel di Kota Sengkang.

Untuk diketahui, pekan sebelumnya, bertempat di Desa Ongkoe Kecamatan Belawa, Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru mengikuti acara pesta panen bersama ribuan petani setempat.

Kesempatan itu, Bupati mengapresiasi kinerja petani yang berhasil mengangkat hasil pertanian 7 hingga 9 ton perhektar pada musim tanam tahun 2017 ini.

Menurutnya, pencapaian itu luar biasa dan diperoleh atas dukungan program yang dilaksanakan pemerintah berupa ; bantuan handtraktor bersubsidi sebanyak 6 ribu unit, pembangunan jaringan irigasi desa (jirdes), pencetakan embung-embung, pemanfaatan pompa air permukaan dan air dalam, pembangunan jalan usaha tani (JUT), serta berbagai dukungan lainnya.

“Kebutuhan pangan sekitar 50 ribu ton dengan jumlah penduduk sebanyak 435 ribu jiwa, sehingga ada kelebihan sekitar 700 ribu ton. Jika dibandingkan, maka produksi padi di kabupaten Wajo alami surplus”, ulas Bupati kala itu. (MC)