2018, Pemda Wajo Dongkrak Kembali Gaji dan Tunjangan Kepala Desa

Besaran siltap dan tunjangan jabatan aparatur desa di kabupaten Wajo (Foto : Screenshot)

Wajo, MC – Pemerintah kabupaten Wajo tahun anggaran 2018 ini kembali mendongkrak naik gaji/penghasilan tetap (siltap) dan tunjangan jabatan aparatur pemerintah desa, pengurus BPD (badan permusyawaratan desa) dan pegawai syara.

Kenaikan itu menyusul adanya pertambahan ADD (alokasi dana desa) sebesar Rp 119 milyar lebih yang tersebar pada 142 desa se kabupaten Wajo melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Dibanding tahun sebelumnya (2017), kenaikan atas siltap dan tunjangan jabatan pada tahun 2018 ini semakin membaik.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), siltap dan tunjangan Kepala Desa naik menjadi Rp 3.750.000*/orang/bulan, Sekretaris Desa sebesar Rp 2.300.000*/ob, Kepala Urusan, Kepala Seksi dan Kepala Dusun masing-masing Rp 1.800.000*/ob.

Kepala Dinas PMD Wajo, Syamsul Bahri (Foto : Int)

Sementara, Ketua BPD mendapat tunjangan sebesar Rp 600.000*/ob, Wakil Ketua Rp 500.000*/ob, Sekretaris Rp 350.000*/ob dan Anggota BPD masing-masing Rp 300.000*/ob. Bendahara Desa Rp 350.000*/ob, Imam Desa Rp 600.000*/ob dan Imam Dusun Rp 350.000*/ob.

Besaran siltap dan tunjangan ditetapkan melalui Peraturan Bupati Wajo Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penghasilan Tetap Kepala Desa dan Perangkat Desa, Tunjangan Jabatan Kepala Desa dan Perangkat Desa, BPD, Bendahara Desa dan Pegawai Syara dalam Daerah Kabupaten Wajo Tahun Anggaran 2018.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Syamsul Bahri mengungkap, selain aparatur pemerintah desa, BPD dan pegawai syara, aparatur lainnya seperti kepala RT/RW, guru mengaji, imam mesjid, kader POSYANDU, guru PAUD, serta kader pemberdayaan lainnya sudah berhak mendapat insentif/tunjangan.

“Besaran insentif dan tunjangan mereka diatur dalam APBDes”, jelas Bahri. (Open Village SIPP De)