Daily Archives: 5 Desember 2018

Maulid, Bupati Wajo Menitip Pesan

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan pamit

Wajo, MC – Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf sekaligus meminta pamit kepada seluruh masyarakat Wajo setelah hampir 10 tahun (dua periode, red) menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Bumi Lamaddukkelleng.

Ucapan tersebut diungkap disela sambutannya dalam acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tingkat kabupaten di Mesjid Raya Ummul Qura Sengkang, Rabu, 5 Desember 2018.

“Saya berterima kasih sekaligus memohon pamit kepada seluruh masyarakat Wajo, maafkan saya jika selama menjalankan pemerintahan dan pembangunan ada yang kurang berkenan. Semua itu tidak terlepas dari keterbatasan saya selaku manusia biasa”, ujarnya dihadapan ratusan jamaah maulid.

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru bersama Ketua DPRD Wajo HM Yunus Pananungi

Begitupun terhadap pekerjaan rehab bangunan mesjid raya Ummul Qura Sengkang yang sementara ini tengah berjalan, Burhanuddin Unru berharap kepada Ketua DPRD Wajo (HM Yunus Panaungi) dan Bupati Wajo yang baru (Amran Mahmud) untuk melanjutkan.

“Peletakan batu pertama mesjid ini oleh Bung Karno (presiden pertama RI) dan diselesaikan pembangunannya oleh orang tua saya (Bupati Wajo Andi Unru). Kemudian selama ini kembali dilakukan pembangunan meski belum bisa terselesaikan sepenuhnya karena keterbatasan anggaran. Oleh itu saya berharap kepada Ketua DPRD Wajo dan Bupati yang baru untuk melanjutkan pembangunan yang kita laksanakan di mesjid ini”, tutur Bupati.

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru saat beri sambutan dalam acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Mesjid Ummul Qura Semgkang

Lanjut, Bupati dua periode ini juga berharap agar program dan pembangunan yang tengah berjalan sekarang ini untuk dilanjutkan. Seperti ; pembangunan bendung paselloreng, rehabilitasi kawasan danau tempe, perintisan irigasi bulu cefo dan berbagai program lainnya yang pada dasarnya untuk memenuhi kepentingan masyarakat.

“Sayang kalau terhenti karena program-program ini untuk kepentingan seluruh masyarakat Wajo, untuk itu saya berharap kepada Bupati yang baru nantinya untuk tetap melanjutkan pembangunan yang tengah berjalan. Saya akui bahwa selama ini masih banyak kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi, hal itu dikarenakan keterbatasan anggaran, keterbatasan sarana dan prasarana serta keterbatasan waktu yang dimiliki”, terang Bupati.

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru (tengah)

Selain berpesan kepada Amran Mahmud, Bupati juga berharap kepada masyarakat Wajo untuk sejalan dengan pemerintah.

“Tolong dukung program pemerintah, karena hal itu untuk kebaikan kita bersama”, pesannya kepada masyarakat. (Aci/MC)