8th Asian Schools Football (U15) Championship, Pelajar “Merah Putih” Tatap Juara di Kuala Lumpur

Penulis : Muh Nur (Wakil Sekretaris Manager Timnas U-15)
2016-08-14 17.31.07Manager Timnas Sepak Bola Pelajar U-15, Andi Khairil Amri Wawo

Makassar, MC – Tim nasional sepakbola pelajar Indonesia U-15 bertekad mencatat sejarah dengan menjuarai Kejuaraan Sepakbola Pelajar Asia U-15 di Kuala Lumpur, Malaysia, 19 September – 1 Oktober mendatang.

Untuk menggapai impiannya itu, pasukan “Merah Putih”¬† yang diarsiteki pelatih Zaenal Abidin ini melakukan persiapan dengan matang, yakni selama satu bulan.

Pemusatan latihannya dilakukan di Makassar, Sulsel dari tanggal 22 Agustus hingga 18 September.

Zaenal Abidin menjelaskan, di Kuala Lumpur nanti, Indonesia akan mengirim 20 pemain. Dan, 20 pemain itu merupakan pemain-pemain pilihan hasil seleksi yg dilakukan tim pelatih dari tanggal 22 hingga 26 Agustus di Makassar .

Sementara pemain yang dipanggil ke Makassar untuk mengikuti seleksi timnas pelajar ini berjumlah 50 pemain dari seluruh Indonesia.

“Saya bersama asisten pelatih Usman Halik, akan melakukan penyeleksian yg ketat, fair, dan mengacu pada data yg kami buat untuk mendapatkan 20 pemain terbaik. Itu harus kami lakukan karena tugas kami di Kuala Lumpur sangat berat. Menpora menargetkan Indonesia bisa juara di Kuala Lumpur,” kata Zaenal Abidin di Makassar, Minggu, 14/8.

Sulsel sendiri diwakili oleh lima pemain untuk mengikuti seleksi ini. Meskipun begitu, Zaenal menegaskan, dirinya tidak akan tebang pilih dalam melakukan seleksi.

“Kalau lima pemain asal Sulsel itu bagus dan memenuhi kriteria, pasti akan dipilih. Kalau tidak, ya kami pulangkan lagi ke daerahnya masing-masing. Jadi, kami akan obyektif dalam menilai pemain,” ujarnya.

Putera Sulsel

Terpisah, Manajer Timnas Sepakbola Pelajar U-15, Andi Khairil Amri Wawo menjelaskan, untuk menggapai harapan Menpora, dirinya sangat menjunjung profesionalitas dalam mengelola tim, baik dari sisi manajemen maupun teknis tim.

“Sebagai putera daerah Sulsel, saya merasa sangat bangga bisa mengabdi untuk negara dari sepakbola. Jabatan manajer tim ini merupakan suatu kehormatan yg luar biasa dari Pemerintah. Dan, saya tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan ini dengan menjalankan panggilan negara secara profesional dan transparan,” kata dia.

Sebagai putera Sulsel, Khairil yang juga adalah Kadis PU Kabupaten Wajo ini mengajak masyarakat Sulsel untuk memberikan dukungan terhadap tim yg di dalamnya adalah pemain-pemain masa depan Indonesia.

“Tim ini adalah milik¬† masyarakat Indonesia. Tapi, karena tim ini mengasah kekuatannya di Sulsel, kami mohon dukungan dan doanya dari seluruh masyarakat Sulsel. Sukses tim ini di Kuala Lumpur adalah sukses untuk Indonesia,” kata Khairil. (*)