AIA : Pileg – Pilpres Jauh Beda Komandan

Wajo, MC – Arah dukungan A Iwan Darmawan Aras (AIA) Caleg DPR-RI terpilih dari Partai Gerindra kepada pasangan Calon presiden dan Wakil presiden (Capres dan Cawapres) RI, Prabowo Subiantoro – Hatta Radjasa rupanya menuai pro-kontra di wilayah Kabupaten Wajo dan sekitar-nya.

Dari hasil pungut beberapa diskusi lepas warga, dapat disimpulkan bahwa beberapa diantara-nya menginginkan AIA dengan eksen darah bugis-nya harus mendukung Jusuf Kalla (JK) Calon wakil presiden yang kini berpaket dengan Joko Widodo.

Namun, pada kenyataan-nya, pengusaha muda ini justru berpihak dan menentukan dukungan kepada Prabowo – Hatta.

Ketika diwawancarai, AIA luruskan hal tersebut. Menurut-nya, konteks pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) sangat jauh perbedaan-nya.

Waktu Pileg, kata AIA, tawaran kesukuan memang perlu dilakukan karena seorang anggota legislatif merupakan perwakilan dari masyarakat dalam prosesi pengawalan aspirasi di wilayah masing-masing.

“Namun, pada moment Pilpres ini, domain-nya tentu berbeda komandan, kita berpikir Indonesia secara kolektif, dan soal pilihan, merujuk pada beberapa pertimbangan. Selain karena struktur partai, pertimbangan akan figur calon yang tepat memimpin negara ini, harus dikedepankan,” pungkas AIA melalui via BBM-nya, Kamis, 12/6 kemarin.

Meski demikian, AIA tak menampik bahwa JK adalah tokoh nasional dengan prestasi karir yang pernah dijalani-nya. JK menurut-nya adalah seorang Bapak Bangsa.

Oleh itu, diri-nya menyarankan, agar hal-hal seperti itu tidak menjadi soal sehingga membuat kotak-kotak ditengah masyarakat.

“Biarkan Pilpres ini berjalan, kalaupun ada persaingan didalam-nya, diharap agar persaingan itu berjalan dengan baik, sehat dan kondusif,” terang AIA. (aci)