AIA : Publik Boleh Saja Tidak Percaya Hasil Survey

Wajo, MC – Masyarakat boleh saja tidak terlalu percaya dan menganalisa secara cermat lansiran-lansira survey yang beredar terkait Pemilu Presiden (Pilpres) ini. Survey bisa saja tidak tepat seperti apa yang dilansirkan-nya.

Caleg terpilih DPR – RI Dapil Sulsel II Partai Gerindra, A Iwan Darmawan Aras (AIA) mengungkap hal itu menjawab info-info yang berkembang terkait Pilpres ini.

Dia mencontohkan, lansiran hasil survey dengan diri-nya saat Pemilu Legislatif (Pileg), beberapa bulan lalu.

Menurut-nya, listing survey yang ada saat ini, tidak jauh beda dengan survey waktu Pileg. Dia paparkan, diri-nya waktu itu di-gerogoti informasi tentang hasil survey yang menyatakan diri-nya tidak berpeluang lolos.

Namun, pada kenyataan-nya, AIA berhasil lolos dan terpilih untuk menjadi Anggota DPR-RI berdasarkan hasil pleno KPU.

“Saya salah satu bukti yang kadang tidak terlalu yakin akan hasil survey, saat Pileg, tidak pernah ada satupun lembaga survey yang mengunggulkan baik di-internal ataupun external Partai saya sendiri. Namun ternyata kejadiannya berbanding terbalik dengan hasil survey yang dirilis waktu Pileg,” pungkas AIA, Jumat, 27/6.

Pertanyaannya, lanjut Iwan, apakah hasil postingan lembaga survey saat seperti ini bisa dijadikan acuan keterpilihan seseorang?.

“Tentu, jawab-nya, dikembalikan kepada masyarakat sendiri menganalisa survey itu. Soal kemenangan pasangan yang kami usung (Prabowo – Hatta), cukup kami bekerja maksimal dan tawakkal saja. Kami tidak mampu seperti tim lain yang berani menarget-kan 90 persen kemenangan, namun, yang pasti pasangan urut 1 pada Pilpres ini tetap di-posisi leading,” ujar Iwan. (aci)