Akbar Faizal Kecewa Terhadap Rapat MKD

IMG_3908Akbar Faizal

Jakarta – Sidang pertama Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) hari ini terkait kasus Setya Novanto berjalan alot. Sudah dua kali rapat diskors. Skors 30 menit terakhir menurut penjelasan dari Junimart Girsang (PDIP) dan Supratman Andi Agtyas (Gerindra) bahwa hasil rapat minggu kemarin ditinjau kembali. Ini artinya keputusan legal standing masih di persoalkan.

Menurut Akbar Faizal, anggota MKD dari fraksi NasDem, perdebatan di dalam sidang sangat keras dan membosankan. Makanya di dalam rapat, dia berkali-kali menjelaskan bagaimana prosedur sidang di MKD.

“Saya kadang-kadang bingung ya padahal kita sudah sepakat. Makanya saya sampaikan juga di sidang tolong semua aktifitas rapat ini di rekam,” ungkapnya.

Sebab menurutnya, apa yang di persoalkan dalam rapat hari ini sudah di bahas dan bahkan sudah di putuskan pada rapat sebelumnya.

“Saya tidak mau terjebak pada hal-hal yang bersifat administratif. Saya kecewa, karena saya orangnya simple, pengennya proses masalah ini cepat selesai,” katanya

Soal legal standing dan verifikasi alat bukti yang sudah di lakukan dan sudah putuskan minggu lalu, tapi kemudian ada anggota baru yang mempermasalahkannya. Itu yang terjadi di persidangan hari ini. Menurutnya, soal mekanisme ini sungguh-sungguh menghabiskan energi.

“Soal skema pemeriksaan, mohon maaf ada beberapa hal bagi saya pada pimpinan kurang tegas,” ujarnya.

Kehadiran orang baru dalam unsur pimpinan ini semakin mengubah esklasi. Tapi Akbar memaklumi itulah ruang politik.

Namun yang tidak bisa dipahami adalah, kata Akbar, di rapat tadi ada anggota yang mengatakan, tidak ada kewenangan MKD memproses kasus ini.

“Ya sudah saya jawab bubarkan saja MKD,” tantang Akbar.

Namun demikian dia berharap ke depan tidak ada lagi masalah sehingga persidangan bisa dimulai. Akbar juga yakin minggu depan publik akan mendapatkan hal-hal yang mengejutkan.

Rapat besok dijadwalkan membahas agenda-agenda dan selanjutnya ada pemanggilan untuk Sudirman Said.