Asuransi Nelayan di Wajo, Ahli Waris Terima Klaim 160 Juta

Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru didampingi Kadis Perikanan, Ir Nasfari, Camat Pitumpanua, Andi Mamu menyerahkan santunan kepada ahli waris (alm) Maing, warga nelayan penerima asuransi (Foto : MC)

Wajo, MC – Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru menyerahkan santunan klaim asuransi nelayan sebesar Rp 160 juta kepada ahli waris (alm) Maing, salah seorang warga nelayan yang tertimpa musibah di kecamatan Pitumpanua, Sabtu, 26 Agustus 2017.

Pemberian santunan ini dirangkaikan dengan penyerahan kartu asuransi nelayan secara simbolis oleh Kepala Dinas Perikanan Wajo, Ir Nasfari kepada warga nelayan sebagai tanda diawalinya program tersebut di kabupaten Wajo.

Acara digelar dilokasi pembangunan TPI (tempat pelelangan ikan) lingkungan Pa’belle, kelurahan Bulete, kecamatan Pitumpanua.

Dalam sambutannya Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru mengungkap pelaksanaan asuransi nelayan merupakan program pemerintah pusat yang dilaksanakan pada beberapa kabupaten/kota di Indonesia, termasuk salah satunya di kabupaten Wajo.

Menurutnya, program itu menjadi bukti perhatian dan kepedulian pemerintah untuk memberikan jaminan kepada para nelayan.  Kedepan, kata Bupati, program tersebut akan lebih dikembangkan di kabupaten Wajo.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Wajo, Ir Nasfari menjelaskan, program tersebut dilaksanakan oleh PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) sebagai salah satu badan usaha milik negara yang bergerak pada bidang asuransi.

Pada tahap awal, pemerintah menanggung asuransi nelayan senilai Rp175ribu/tahun untuk kemudian dilanjutkan pada tahun berikutnya oleh warga nelayan selaku pemegang asuransi.

“Asuransi ini memberikan jaminan agar nelayan selalu terlindungi dalam melaksanakan aktivitasnya”, papar Nasfari.

Kepala Cabang PT Jasindo mengungkap bahwa pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perikanan dan Kelautan RI memercayakan perusahaannya untuk melaksanakan program tersebut setelah melalui proses tender.

Menurutnya, asuransi baru bisa dirasakan kebenarannya setelah dilakukan pembuktian, semisal dengan memberikan santunan kepada warga yang tertimpa musibah atau kecelakaan.

“Asuransi baru terasa ketika ada bukti, dan itu telah kita buktikan melalui penyerahan santunan hari ini, yakni dengan memberikan santunan klaim asuransi kepada kepada ahli waris (alm) Maing yang diserahkan oleh Bupati”, terang Jasindo.

Hadir mendampingi Bupati, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Syamsul Bahri, Kadis Ketahanan Pangan, Andi Pameneri, Kadis Pasar, Andi Sudarmin, Kadis Koperasi dan UKM, M Arwes, Lurah dan Kepala Desa serta tokoh masyarakat setempat. (MC)