Author Archives: MCOnline

Mengenal Lebih Dekat Program Transparansi “Open Village SIPP De”

Kepala Dinas PMD Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri (Foto  : Red/MC)

Wajo, MC – Pemerintah daerah kabupaten Wajo terus menggalakkan berbagai program demi terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparant, profesional dan akuntable, khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Desa yang kini menjadi fokus pemerintah diseluruh tingkatan untuk bisa berdaya, bersaing dan berkembang secara mandiri harus ditopang dengan sistem dan tata kelola pemerintahan yang baik dan benar.

Nah, salah satu upaya untuk mewujudkan sistem dan tata kelola pemerintahan yang baik dan benar, cerdas, bersih dan terbuka, maka digagaslah program “Open Village SIPP De (Sistem Informasi Pemerintahan dan Pembangunan Desa) oleh pemerintah kabupaten Wajo.

Mengenal lebih dekat program tersebut, berikut penjelasan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Syamsul Bahri yang berhasil dirangkum MEDIACELEBES, Kamis, 27 April 2017.

Bisa dijelaskan tentang program Open Village SIPP De ? :

“Open Village SIPP De adalah sebuah program menuju terwujudnya kinerja pemerintahan desa yang transparan melalui sistem informasi pembangunan dan pemerintahan desa berbasis aplikasi”.

Tujuannya ? :

“Untuk mendorong dan membangun nilai-nilai transparansi atau keterbukaan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa”.

Latar belakang ? :

“Program ini dilatar belakangi undang-undang nomor 6 tahun 2015 tentang desa untuk menciptakan penyelenggaraan desa yang transparan, hal ini pun sejalan dengan nawacita Presiden Joko Widodo dalam mewujudkan pemerintahan yang terbuka (open goverment). Selain itu, dalam pasal 86 undang-undang tentang desa juga disebutkan bahwa setiap masyarakat berhak untuk mendapatkan akses informasi secara luas dan utuh tentang penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa”

Outputnya ? :

Beberapa bentuk/output yang akan dikembangkan dalam program tersebut diantaranya :

1. Aplikasi ditingkat kabupaten dan desa.
2. Koneksitas melalui laman website
3. Publikasi via media online, cetak, radio dan tv lokal.
4. Publikasi pengumuman dan info terbuka di tingkat desa (seperti baliho infodes)
5. Membuka ruang infodes dan call center di Kantor Dinas PMD.

Di Wajo terdiri dari 142 desa, apakah laman website dan konten pemuatannya sama ? :

 “Sebenarnya program ini bukan hanya pada tampilan atau teknis aplikasinya saja, tapi lebih pada upaya untuk membangun mindset transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, artinya aplikasi dan sistem yang ada hanya merupakan instrumen, alat atau pintu masuk menuju pencapaian kinerja pemerintahan desa yang transparan”.

Pelaksanaanya ? :

“Secara teknis, pengelolaan aplikasi sistem dan koneksitas akan dikelola oleh tim kerja yang dibentuk, baik ditingkat kabupaten maupun di desa. Untuk publikasi, tentu kita menjalin kemitraan dengan pihak-pihak media yang dibutuhkan. Selanjutnya implementasi program ini akan ditindaklanjuti dengan proses pembelajaran, peningkatan kapasitas, pendampingan dan dukungan kebijakan”.

Target program ? :

“Tercipta kinerja pemerintah desa secara transparan – masyarakat bisa mengakses secara terbuka – partisipasi masyarakat meningkat – pemberdayaan tepat sasaran – dan pasti tindak penyalahgunaan kewenangan oleh aparat pemerintah desa berkurang”.

Apakah semacam dengan aplikasi Siskeudes ?

“Betul…aplikasinya sama dengan Siskeudes, terdiri dari halaman desa yang kontennya masing-masing sama”.

Perbedaanya ? :

“Konten yang dimuat tidak se-detail Siskeudes, karena aplikasi tersebut (Siskeudes, red) khusus untuk pengelolaan keuangam desa yang hanya bisa bisa diakses oleh pengelola keuangan desa, sedangkan Open Village SIPP De hadir untuk memberikan informaai tentang desa secara terbuka”.

Kapan program tersebut dilaunching ? :

“Kita upayakan dalam waktu dekat ini, dan akan dilaunching oleh Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru”.

Nara Sumber : Kepala Dinas PMD, Syamsul Bahri
Penulis : Nur Asri