Bandel, Damkar Terpaksa Turun Tangan

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menyemprot selokan mandek di kawasan pasar mini Sengkang. (Foto : Humas Kecamatan Tempe)

Wajo, MC – Gerakan pembersihan kota yang dilaksanakan pemerintah kecamatan Tempe, di kawasan pasar mini Sengkang kelurahan Siengkang, Jumat (13 Januari 2017) kemarin temukan sandungan.

Selokan depan ruko yang seharusnya terbebas dari tumpukan sampah ternyata penuh, akibatnya, air limbah tidak lancar karena tersumbat lumpur, sampah plastik, dan bahkan ada batang kayu yang terbenam dalam selokan.

Untuk menangangi selokan bandel itu, pemerintah terpaksa menurunkan alat berat dan tim pedamam kebakaran (Damkar) untuk menangani selokan-selokan yang mandek itu.

Dibantu oleh personil kebersihan dari Dinas Lingkungan hidup Daerah (DLHD), Satgas Kebersihan kecamatan Tempe, bersama aparat kelurahan setempat (Kelurahan Siengkang, red).

“Ini ada selokan yang tertimbun limbah, makanya kami minta petugas Damkar membantu petugas kebersihan untuk menyemprot selokan yang saluran airnya mandek”, ujar Lurah Siengkang, Andi Fadillah B, dilokasi pembersihan, Jumat (13 Januari 2017).

Lurah Siengkang, Andi Fadillah B tengah berkoordinasi dilokasi pembersihan. (Foto : Humas Kecamatan Tempe)

Fadillah menjelaskan, gerakan kebersihan yang dilaksanakan adalah rangkaian dari kegiatan jumat bersih yang rutin diprogramkan pemerintah kecamatan Tempe.

Kali ini, gerakan kebersihan digelar dikawasan pasar mini, ruang terbuka hijau (eks pasar mini lama), dan beberapa titik lainnya yang membutuhkan penanganan kebersihan.

“Kawasan ini diserbu oleh kolaborasi tim yang masing-masing bergerak pada protapnya. Target yang ingin dicapai adalah untuk menciptakan kota Sengkang yang bersih dan tidak jorok (De’namarota), apik, serta tertata dengan baik”, tutur Fadillah. (SIPD)