Banyak Yang Lupa Ngaji, Camat Belawa “Itu Fakta”

Siswa – siswi di kecamatan Belawa diajarkan untuk mencintai Al Qur’an (Foto : Humas Kecamatan Belawa)

Wajo, MC – Pemerintah kecamatan Belawa terus memacu pelaksanaan program melek Al’Quran bagi siswa SD, SMP dan SMA se kecamatan Belawa. Program ini berjalan sejak tahun 2012 lalu dan terus digalakkan hingga saat ini.

Camat Belawa, Ahmad Jahran mengutarakan bahwa program melek Al Qur’an ini merupakan gerakan mengaji yang dilatarbelakangi oleh banyaknya remaja sederajat SMP dan SMA yang tidak lancar mengaji, lupa, bahkan ada yang sama sekali tidak mengenal abjad dalam Kitab Suci Al Qur’an.

“Itu fakta, sebahagian besar generasi kita hanya belajar mengaji pada usia sederajat sekolah dasar (SD), setelah itu, mereka tidak mengulang-ulangi sehingga berpotensi lupa, dan tidak sama sekali mengenal abjad Qur’an”, ujar Jahran melalui via WhatsApp kepada MEDIACELEBES, baru-baru ini.

Alasan itu kemudian, sambung Jahran, sehingga pemerintah kecamatan Belawa menggerakkan dan menggalakkan program melek Al’Qur’an dengan cara mendekatkan kitab suci kepada seluruh siswa.

“Jika setiap hari mereka memegang dan membaca Al-Qur’an, yakin siswa kita akan semakin cinta kepada kitab tersebut, menjauhkan dari kenakalan remaja, menangkal bahaya narkoba, pergaulan bebas, dan berbagai manfaat yang dapat diperoleh dari kitab suci ini, termasuk membagi pahala kepada orang lain yang mendengar lantunan ayat suci ini ketika dibacakan”, papar Jahran.

Lebih lanjut, mantan Camat Tanasitolo ini menerangkan bahwa program ini pertama kali dicanangkan dalam bentuk pilot project di SMP 2 Belawa, berjalan setahun kemudian merambah ke sekolah lainnya, yakni SMP 3 Belawa.

Hingga pada 2017, pemerintah kecamatan mensosialisasikan melalui media sosial dan mendapat respon positif dari berbagai kalangan untuk menjadi sponsor dalam gerakan tersebut, termasuk sponsor yang berasal dari luar Belawa.

“Oleh itu, kami dan atas nama pemerintah kecamatan Belawa menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program ini, dan secara khusus kepada donatur yang telah berkomitmen membimbing genarasi muda untuk melek Al Qur’an”, terang Jahran.

“Pelaksanaan program ini juga sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mewujudkan kabupaten Wajo yang berkarakter religius, produktif, sejahtera dan aman”, ujar Jahran menambahkan. (SIPD)