Barak Bangsa PKB Gelar Konsolidasi Indonesia Timur

Konsolidasi Regional (Konreg) se-Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sulselbartra)

Makassar, MC – Salah satu organisasi sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB-), Barisan Penggerak Bangsa (Barak Bangsa) menggelar Konsolidasi Regional (Konreg) se-Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sulselbartra), di Hotel JL Star, Makassar. Jumat-Sabtu (20-21/2).

Kegiatan konreg kali pertama ini dimaksudkan untuk penguatan kapasitas kader-kader Barak Bangsa dan organisasi. “Konsolidasi regional ini, untuk membantu percepatan konsolidasi Barak dan PKB di Kawasan Timur. Ada langkah-langkah strategis yang dan akan dilakukan. tanpa menafikkan tipologi masing-masing daerah,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Barak Bangsa, Hery Heryanto Azzumi di Makassar, Jumat (20/2/2015).

Sebagai organisasi baru, Barak Bangsa harus mampu menghasilkan program-program yang inovatif guna merespon perubahan tren politik di Indonesia yang begitu cepat.

“Region Sulselbartra sengaja dipilih untuk menggelar konreg pertama, sebagai bentuk penggalangan kekuatan dari Indonesia timur,” papar Hery.

Konreg diikuti 24 utusan Dewan Pimpinan Kabupaten/Kota (DPK) se-Sulsel, enam utusan DPK Sulawesi Barat dan perwakilan Sulawesi Tenggara. Ditambah masing-masing lima utusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara.

Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad menyambut positif kehadiran Barak Bangsa di Sulsel. Dalam berbagai kesempatan ia mengatakan PKB khususnya di Sulsel memfokuskan konsolidasi internal partai. Salah satunya adalah penyegaran sayap partai agar performa dan kerja politik PKB semakin baik.

“Kehadiran Barak Bangsa harus mampu memberi energi baru terhadap performa dan kerja politik tersebut,” paparnya.

Mantan aktifis PMII ini menuturkan sayap PKB Sulsel akan semakin dimaksimalkan. “Kami telah memiliki empat sayap, Garda Bangsa. Gemasaba, Perempuan Bangsa, dan ini satu sayap baru PKB Barak Bangsa. Kami akan maksimalkan segenap potensi untuk memenangkan PKB di 2019 mendatang,” jelas Azhar.

Penulis : Zulfikar Yusliskatin
Editor : Arlin Sujarli