Bendahara Desa di Wajo Dibekali Siskeudes Berbasis Aplikasi

Bimtek Siskeudes Bendahara Desa saat mengikuti kegiatan Bimtek Siskeudes Berbasis Aplikasi

Wajo, MC – Pemerintah Kabupaten Wajo dalam hal ini Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa/Kelurahan (BPMPDK) Kabupaten Wajo menggelar kegiatan Bimbingan Tekhnis Sistem Pengelolaan Keuangan Desa (Siskeudes) Berbasis Aplikasi di Makassar selama sepekan lebih (24 Juli – 1 Agustus 2016).

Pemda dalam kegiatan itu menggandeng Perwakilan BPKP Propinsi Sulsel untuk melakukan bimbingan dan memberi materi kepada para bendahara desa untuk mengoperasikan program tersebut.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa/Kelurahan (BPMPDK) Kabupaten Wajo mengungkap kegiatan itu terlaksana atas petunjuk Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru dengan harapan tercipta tata kelola keuangan yang baik dan benar, bersih, transparant serta terhindar dari tindak pelanggaran ditingkat desa.

Bimtek Siskeudes1 (Kepala BPMPDK Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri (tengah) saat membuka kegiatan Bimtek Siskeudes Berbasis Aplikasi)

Itu, kata Ancu (sapaan akrab), menjadi keharusan setiap pemerintah desa untuk mengikutkan perangkat desanya dalam kegiatan bimtek.

Selain itu, bimtek juga dimaksudkan agar para bendahara desa selaku pengguna (user, red) mampu menerapkan program tersebut dalam melakukan perencanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban atas penggunaan dana didesanya.

“Itu alasan sehingga kami wajibkan seluruh bendahara desa mengikuti bimtek, terlebih, kedepan setelah pelaksanaan bimtek, program itu akan segera diterapkan ditingkat desa,” ujar Syamsul Bahri melalui via ponselnya kepada MEDIACELEBES, Selasa (26/7).

Sebenarnya, sambung Ancu (sapaan akrab), kegiatan bimtek tidak hanya terfokus pada bendahara desa saja, akan tetapi kegiatan itu harusnya diikuti pula oleh para Sekretaris Desa agar dalam penerapan Siskeudes ditingkat desa nantinya dapat lebih maksimal.

Bimtek Siskeudes2 (Suasana kegiatan Bimtek yang diikuti oleh para Bendahara Desa se Kabupaten Wajo)

“Namun, sebagai langkah awal kami hanya melakukan bimbingan kepada bendahara desa saja, itupun dilakukan secara bertahap agar proses pembelajarannya lebih efektif. Kedepan, kita kembali akan laksanakan bagi para bendahara untuk gelombang kedua dan kemungkinan besar akan mengikutkan perangkat desa lainnya (Sekdes, red),” ujar Ancu.

Lebih lanjut mantan Camat Bola ini menerangkan, setelah pelaksanaan Bimtek, program Siskeudes Berbasis Aplikasi itu akan diterapkan pada seluruh desa di Kabupaten Wajo. Pendekatan sistem itu lebih kurang sama dengan aplikasi keuangan yang diterapkan pada ditingkat SKPD (Kabupaten, red).

Program (Siskeudes) itu sendiri, papar Ancu, memiliki beberapa keunggulan seperti ; formatnya lebih efektif digunakan dibanding manual yang sebelumnya digunakan ditingkat desa, programnya terpadu, menyeluruh dan terkoneksi serta mudah dalam pengoperasiannya.

“Manfaat itu yang kita capai dalam pelaksanaan bimtek ini, menuju pengelolaan keuangan desa yang lebih baik, bersih dan transparant, memberikan kepastian fungsi kepada perangkat desa, khususnya perangkat desa yang mengelola keuangan desa,” tutur Ancu. (SIPD/K)