Berhasil 6 Besar Inovasi TTG Tingkat Nasional, Kemendes Verifikasi Andi Sarwan

aProses verifikasi faktual oleh Kemendes PDT, tampak Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru dampingi Tim Verifikasi

Wajo, MC – Andi Sarwan, salah seorang warga Kecamatan Keera Kabupaten Wajo yang sebelumnya juara dalam perlombaan Inovasi Tekhnologi Tepat Guna (TTG) tingkat Sulawesi Selatan menjalani proses verifikasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal (Kemendes-PDT) RI.

Ia dimintai untuk mengekspose mesin mini pemanen padi (mini combine harvester) yang dibuatnya dihadapan tim verifikasi Kemendes – PDT, di Aula Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Wajo, Rabu, 21/9.

Ketua Tim Verifikasi, Ivan Syahri Rangkuti mengungkap verifikasi yang dilakukan bertujuan untuk menyeleksi 6 dari 10 inovator yang terpilih dalam perlombaan inovasi TTG tingkat Nasional. Puncak acara terselenggara di Nusa Tenggara Barat (NTB), 22 – 26 November 2016 mendatang.

Verifikasi itu pula, kata Ivan, dimaksudkan untuk mengklarifikasi sekaligus memotret jawaban dan menyandingkan fakta lapangan untuk kemudian dipresentasekan dihadapan juri.

cBupati Wajo Andi Burhanuddin Unru serahkan cendera mata kepada Ketua Tim Verifikasi

“Jadi kapasitas kami tidak untuk menentukan juara, kami hanya bertugas selaku assesor untuk mengecek kebenaran inovasi yang dibuat Andi Sarwan untuk kemudian dipresentasekan dihadapan juri. Selebihnya dikembalikan kepada juri untuk menentukan juara, begitupun dengan penyerahan penghargaan akan diserahkan oleh Presiden RI pada puncak acara TTG tingkat nasional,” ujar Ivan.

Lebih lanjut dijelaskan, inovasi Andi Sarwan patut diapresiasi dan mendapat acungan jempol selaku putra bangsa yang memiliki pemikiran cerdas dan keinginan untuk membuat terobosan baru. Menurutnya, inovasi itu luar biasa karena memiliki prospek bisnis yang menjanjikan serta dapat dimanfaat gunakan oleh masyarakat luas.

“Bahkan menurut saya, inovasi itu harusnya diklaim dengan penamaan made in Wajo, made ini Sarwan dan atau dengan penyebutan lain. Begitupun dalam pengembangannya bisa dikerjasamakan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), namun tentu atas dukungan dari pemerintah,” tutur Ivan.

Seperti halnya dengan Ivan, Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru juga beri apresiasi. Ia menilai, terobosan itu akan mendukung pengembangan pertanian berbasis tekhonologi tepat guna di Kabupaten Wajo.

“Jika inovasi yang ada ini bisa efektif dan efesien, kenapa mesti kita drop barang dari luar, akan lebih baik jika hasil karya anak bangsa ini kita pasarkan. Bahkan jika mendapat dukungan dari pemerintah pusat (Kemendes, red), kami akan membantu penyaluran mesin ini melalui BUMDes,” tutur Bupati.

bKepala BPMPDK bersama Tim Verifikasi Kemendes PDT foto bersama dengan Andi Sarwan (inovator)

Andi Sarwan Berpeluang Juara Nasional

Inovasi yang dibuat oleh Andi Sarwan, seperti yang diungkap oleh salah seorang assesor Andrey Ikhsan Lubis, berpeluang untuk menempati juara, indikatornya ; mesin yang dibuat memenuhi unsur ekonomi dan bisnis serta dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

“Terlebih, mesin yang dibuat Andi Sarwan ini mendukung program pemerintah, utamanya berkaitan dengan pengembangan pertanian dan pemanfaatan tekhnologi tepat guna ditingkat perdesaan,” tutur Andrey.

Hadir dalam verifikasi ; Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa/Kelurahan (BPMPDK) Kabupaten Wajo Syamsul Bahri, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Wajo IB Putu Artana, beberapa Camat, Kepala Desa dan Lurah serta undangan lainnya. (Red/MC)