Bila Tidak Aman, Kapolres-nya Dicopot

Wajo, MC – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan – Barat (Sulselbar) Irjenpol Burhanuddin Andi beri warning pencopotan Kapolres Wajo bilamana tidak berhasil mengaman-kan pemilihan umum legislatif (Pileg) di Kabupaten Wajo.

Menurut-nya, pemilu adalah hajatan rakyat, pesta demokrasi rakyat, sementara aparat kepolisian berikut jajaran-nya berkewajiban memberikan keamanan terhadap masyarakat yang sedang berpesta ini.

“Kalau tidak aman, Kapolres-nya di-copot,” terang Burhanuddin, saat beri arahan dalam acara tatap muka dengan penyelenggara Pemilu, utusan Parpol, Caleg, LSM dan Tokoh masyarakat di Aula pertemuan Polres Wajo, Sabtu, 22/3.

Ditambahkan, ada tiga hal pokok untuk menuju Pesta demokrasi yang aman. Pertama ; penyelenggara Pemilu harus siap. Siap jujur, siap moral dan siap tidak memihak. Kedua, masyarakat harus siap untuk berdemokrasi, siap menang dan siap kalah, dan Ketiga adalah siap keamanan.

“Polres dan TNI harus siap amankan dan siap tidak memihak. dan masih ada tambahan-nya bila tidak aman, Kapolres-nya di-copot,” tegas Burhanuddin.

Sementara itu, Bupati Wajo A Burhanuddin Unru dalam sambutan penerimaan-nya mengungkap apresiasi atas kehadiran Kapolda di Wajo.

Menurut-nya, kehadiran Kapolda di Wajo sudah lama dinanti-kan, terlebih saat ini adalah saat dimana proses pemilu sementara berjalan.

Bupati dua periode ini juga mengutarakan bahwa sejak Burhanuddin Andi menjabat sebagai Kapolda Sulselbar, angka kriminal di Wajo menurun.

“Untuk itu, kami berterima kasih kepada Kapolda atas perhatian-nya kepada masyarakat Wajo,” terang Bupati. (aci)