BKDD Jawarai “Inovasi Pelayanan Publik”, Menyusul PSDA dan Dinas Kesehatan

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru beri arahan usai serahkan penghargaan kepada 10 Kepala SKPD dan 5 Camat yang berhasil terpilih dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tingkat Kabupaten Wajo

Wajo, MC – Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru menyerahkan trophy dan piagam penghargaan kepada Kepala SKPD dan Camat yang terpilih sebagai Top 10 SKPD dan Top 5 Kecamatan dalam gelar “Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik” di Gedung GCC Sengkang, Kamis, 8/12.

Penganugerahan penghargaan masing-masing diberikan kepada ;

I. Top 10 SKPD

1. Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) (Akselerasi Pelayanan Kepegawaian dengan Mobile Si Cakep)
2. Dinas Pengelola Sumber Daya Alam – Energi dan Mineral (Sejuta Kantong Air)
3. Dinas Kesehatan Wajo (Gerak Posyandu)
4. Dinas Pendidikan Wajo (Sistem Online Penerimaan Siswa Baru)
5. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (One Day Service)
6. Dinas Pertanian dan Peternakan (Sistem Informasi Kesehatan Hewan Terintegrasi)
7. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Polykultur Rumput Laut, Bandeng, dan Kepiting Bakau)
8. RSUD Lamaddukkelleng (Integarasi SIM Rumah Sakit dengan BRI E-Billing Hospital)
9. Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (Penyederhanaan Perizinan Tenaga Kesehatan)
10. Dinas Tata Ruang dan Kebersihan (Kotaku, Desaku Pada Mabello)

II. Top 5 Kecamatan

1. Kecamatan Keera (Aplikasi Pelayanan Administrasi Desa/Kelurahan dan Website Kecamatan)
2. Kecamatan Tempe (PUAS : Pelayanan Urusan Anda Selesai)
3. Kecamatan Takkalalla (SIGAP : Siap Tanggap 1 Jam Pencurian Ternak)
4. Kecamatan Penrang (Percepatan Pelayanan Melalui Call Centre)
5. Kecamatan Sajoanging (Sistem Pelaporan Data Kependudukan Berbasis Website)

Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Wajo, Muh Ilyas mengungkap penganugerahan atas penghargaan ini baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Wajo, meski perlombaan inovasi seperti ini telah dilaksanakan ditingkat nasional sejak tiga tahun lalu.

Dari 30 SKPD dan 14 Kecamatan di Kabupaten Wajo, kata Ilyas, masih ada diantaranya yang belum terlibat dan ikut serta dalam kompetisi inovasi tersebut.

Ia mengaku hambatan yang dihadapi adalah kegiatan seperti itu dianggap biasa – biasa saja, sehingga beberapa SKPD dan Camat tidak mengajukan usulan atas inovasi yang mereka miliki.

Sementara itu, Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru menjelaskan, dalam berpemerintahan dikenal dua sistem pelayanan, yakni ; pelayanan umum dan pelayanan administrasi, keduanya penting dan merupakan tanggungjawab pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Berhasil tidaknya pelayanan kepada masyarakat ditentukan oleh aparat pemerintah, jika masyarakat tidak sejahtera, maka yang salah adalah pemerintah, bukan kesalahan masyarakat,” tutur Bupati. (Red/MC)