Jelang Pencairan Dana, BPMPDK Wajo Tekankan Pengangkatan Sekdes

Pembinaan Tekhnis Pengelolaan Dana DesaKepala BPMPDK Wajo, Syamsul Bahri saat membawakan materi di Kecamatan Tanasitolo. Tampak dibaris kedua, Camat Tanasitolo Andi Bau Manussa bersama Sekretaris DPKD Wajo, H Narwes menyimak paparan yang dibawakan oleh Ketua IKAPTK Wajo ini.

Wajo, MC – Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa/Kelurahan (BPMPDK) Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri menekankan agar Kepala Desa melengkapi SK (Surat Keputusan) Pengangkatan Sekretaris Desa (Sekdes)-nya.

Penekanan itu disampaikan menyusul masih adanya beberapa kepala desa yang belum menyetor atau memperlihatkan SK Pengangkatan Sekdes-nya jelang proses pencairan dana tahap pertama bulan April mendatang.

Padahal, pemerintah daerah pada bulan Januari 2016 lalu telah mengeluarkan kebijakan untuk menarik Sekdes berstatus PNS dan memberikan keluwesan kepada pemerintah desa untuk melakukan pengangkatan dan mengatur sendiri perangkat-nya didesa.

“Bulan Januari lalu kan sudah dilakukan penarikan Sekdes yang berstatus PNS, hal itu untuk memberi keluwesan kepada para Kepala Desa untuk melakukan pengangkatan (melalui koordinasi Camat). Tapi, kenapa masih ada Kepala Desa yang belum menyetor SK Pengangkatan Sekdes-nya ?, jangan sampai karena SK Sekdes, menghambat proses pencairan dana desa,” ujar Syamsul Bahri dalam acara Pembinaan Tekhnis Peningkatan Kualitas Pengelolaan Dana Desa yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Tanasitolo, Sabtu, 26/3.

Dikatakan, posisi Sekretaris Desa dalam struktur pemerintah desa sangat strategis, terlebih jika dikaitkan dengan pengelolaan, penggunaan dan pemanfaatan anggaran ditingkat desa. Sekdes dalam hal itu, merupakan tulang punggung pemerintah desa (Kepala Desa, red) dalam pengelolaan dan pengadministrasian keuangan ditingkat desa.

“Alasan itu sehingga pemerintah daerah menekankan pengangkatan Sekdes ini. Terlebih Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru telah menegaskan agar pelaksanaan pemerintahan ditingkat desa tidak menggunakan pola lama, kepala desa main sendiri-sendiri dan tidak melibatkan perangkat-nya didesa. Pemerintah daerah menginginkan agar semua perangkat didesa bergerak aktif dan itu diamanahkan dalam UU dan beberapa peraturan terkait,” ulas Ancu (sapaan akrab Syamsul Bahri).

Lanjut, mantan Camat Bola ini menjelaskan, untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam pengelolaan keuangan desa, serta untuk melakukan pembinaan terhadap pelaksanaan pemerintahan ditingkat desa, pemerintah daerah melalui instansi terkait diantaranya ; BPMPK, Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKD), Inspektorat serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), secara rutin dan berkala akan turun melakukan pemantauan ditingkat desa.

“Jadi, pemerintah desa jangan merasa bosan jika desa-nya selalu dikunjungi, hal itu dilakukan agar pengelolaan keuangan dan pelaksanaan pemerintahan ditingkat desa dapat berjalan dengan baik. Terlebih,  sudah menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaksanaan pemerintahan ditingkat desa, terkhusus lagi dalam hal pengelolaan anggaran ditingkat desa,” tutur Ancu.

Sementara itu, Camat Tanasitolo, Andi Bau Manussa diawal acara mengungkap maksud dari pelaksanaan pembinaan tekhnis tersebut adalah untuk meningkatkan kemampuan serta kualitas aparat pemerintah desa dalam pengelolaan, penggunaan dan pemanfaatan dana desa.

Hal itu pula, kata Bau, menindaklanjuti instruksi Bupati Wajo (Andi Burhanuddin Unru, red) yang menekankan agar dalam pelaksanaan pemerintahan, kepala desa sebagai top leader ditingkat desa mengaktifkan dan memberdayakan perangkat-perangkat desa.

“Mungkin instruksi ini beberapa kali kita dengar langsung dari Bupati Wajo dalam beberapa pertemuan, untuk itu diharap kepala desa memperhatikan hal tersebut,” imbau Camat.

Selain BPMPDK Wajo, pemerintah kecamatan Tanasitolo juga menghadirkan utusan dari Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKD) Wajo dan Inspektorat Daerah untuk membawakan materi. Acara tersebut diikuti oleh para Kepala Desa bersama Perangkat Desa se Kecamatan Tanasitolo, LPMD dan beberapa undangan lain. (SIPD/K)