BPN Sengkang Klarifikasi Soal Calo, Katanya Tidak Kenal

Wajo, MC -Badan Pertanahan Negara (BPN) Sengkang mengklarifikasi maraknya informasi tentang pencaloan dalam pengurusan sertifikat tanah.

Bustam, Kepala BPN Sengkang mengungkap bahwa calo atau dengan penyebutan lainnya tidak ada dalam struktur kelembagaan pertanahan.

BPN, kata Dia, memiliki petugas yang dilengkapi dengan atribut, mereka bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kalaupun ada yang dinamakan calo, itu kemungkinan lahir atas kesepakatan masyarakat sendiri dengan seseorang atau oknum tertentu.

“Mungkin yang dimaksud calo adalah orang atau oknum yang diminta untuk menguruskan sertifikatnya, tapi bukan petugas BPN. Karena, kalau petugas BPN, itu dilengkapi atribut dan bertugas memberikan pelayanan dikantor. Dan kalaupun demikian, maka calo itu lahir atas kesepakan masyarakat sendiri, BPN tidak mengetahui hal itu,” ungkap Bustam dalam acara diskusi publik ang dilaksanakan oleh Komunitas Perenung Kopi (KPK) di Sengkang, Rabu, 11/2 malam tadi.

Selain meluruskan masalah pancaloan, Bustam kesempatan itu juga menepis isu pungutan liar atau tindak grativikasi dalam pengurusan sertifikat.

Pada segmen itu, lagi-lagi, Bustam membantah.

Menurutnya, pembayaran atas pengurusan sertifikat memiliki standar tersendiri dan telah dipajang diloket kantor. Berapa jumlah yang tertera dipajangan itu maka seperti itulah yang semestinya dibayar dalam penerbitan sertifikat.

“Cuma, belakangan memang, masyarakat sendiri yang membuat kesalahan karena memberikan tip agar sertifikat tanahnya cepat selesai. Padahal, BPN punya protap dan didalam pelayanan petugas harus mematuhi protap itu, termasuk itu dalam hal pembayaran. Untuk satu penerbitan sertifikat, BPN butuh waktu 60 hari kalau berkas yang diajukan tidak bermasalah, begitupula dalam proses balik nama, pengurusannya bisa selesai hanya dalam satu hari. Karena masyarakat mau pengurusan sertifikat secara instant, sehingga rela memberikan tip atau membayar lebih dari ketentuan yang ada. Tentu, petugas ketika diberikan pasti akan menerima,” terang Bustam. (arlin)