Bupati Akan Seleksi Calon Kepala Desa di Wajo

“Dari Sosialisasi Tahapan Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Wajo”

Logo Kabupaten Wajo

Wajo, MC – Pemerintah daerah melalui Panitia Pemilihan tingkat Kabupaten (PPK) akan melaksanakan seleksi dan uji kompetensi kepada para bakal calon yang akan maju bersaing dalam proses pemilihan kepala desa (Pilkades) di Kabupaten Wajo bulan april mendatang.

Bupati Wajo A Burhanuddin Unru, Wakil Bupati A Syahrir Kube Dauda dan Sekretaris Daerah Wajo Firdaus Perkesi bersama Lembaga terkait serta beberapa Akademisi akan terlibat langsung dalam proses seleksi dan uji kompetensi dalam kapasitas penguji.

“Bupati, Wabup, Sekda dan Lembaga terkait serta beberapa Akademisi akan terlibat dalam proses seleksi dan uji kompetensi itu. Bahkan, satupersatu bakal calon kepala desa akan berhadapan langsung dengan para penguji ini,” ungkap Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa dan Kelurahan (BPMPDK) Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri kepada mediacelebes.com, Sabtu, 7/3.

Ditambahkan, seleksi dan uji kompetensi dilaksanakan dalam bentuk tertulis dan tidak tertulis (wawancara). Proses itu pula adalah bahagian tidak terpisahkan dari proses penjaringan bakal calon menjadi calon kepala desa yang menjadi kewenangan Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD).

“PPK dalam hal ini hanya sebatas melaksanakan proses seleksi dan uji kompetensi, hasilnya kemudian dirangking dan direkomendasikan oleh Bupati Wajo untuk selanjutnya diserahkan kepada masing-masing PPKD,” terang Ancu sapaan karib Syamsul Bahri.

Lebih lanjut, mantan Camat Bola ini menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi dan uji kompetensi diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup). Hal itu sejalan dengan amanah Undang-undang yang menegaskan bahwa pemilihan kepala desa hanya bisa diikuti minimal dua dan maksimal lima kandidat dalam satu desa.

“Sehingga untuk membantu PPKD menentukan jumlah calon kepala desa, maka pemerintah kabupaten melalui PPK melaksanakan seleksi dan uji kompetensi. Pelaksanaannya dilakukan secara terbuka, objektif dan perangkingan merujuk pada hasil akumulasi ujian tertulis dan wawancara yang diikuti oleh para bakal calon,” terang Ancu. (adv)

Penulis : Nur Asri, SH