Bupati Lepas 338 Calon Haji Asal Wajo

“Dari Acara Pelepasan Calon Jamaah Haji Kabupaten Wajo Tahun 2014”

Wajo, MC – Bupati Wajo A Buhanuddin Unru secara simbolis melepas Jamaah Calon Haji (JCH) kabupaten Wajo menuju embarkasi Makassar, di Mesjid Raya Ummul Qura Sengkang, Kamis, 7/8.

Pelepasan para tamu Allah SWT ini ditandai dengan penyerahan pataka merah putih dan pengalungan syal pataka jamaah haji kabupaten kepada masing-masing perwakilan.

Selain itu, Bupati juga menyerahkan bantuan sebesar Rp75juta kepada panitia penyelenggara. Sedianya, dana bantuan itu digunakan untuk biaya transportasi kendaraan pengantar Calon haji menuju embarkasi makassar.

Bupati Wajo A Burhanuddin Unru dalam arahan-nya berharap kepada para calon haji untuk menjaga kesehatan sejak diberangkatkan hingga nanti-nya selamat tiba di-kampung halaman. Jamaah juga disaran untuk mengenakan masker saat menjalankan ibadah di tanah suci.

“Para jamaah harus memperhatikan kesehatan, kesehatan menjadi penting karena dalam melaksanakan ibadah membutuhkan stamina dan kondisi fisik yang prima. Saya juga instruksikan kepada para tenaga kesehatan yang ditugaskan, agar rutin memperhatikan jemaah ditanah suci nanti-nya,” ucap Bupati.

Tidak itu saja, Bupati juga meminta para jamaah untuk tetap kompak, saling menjaga satu sama lain-nya dan melengkapi identitas masing-masing.

“Kenakan identitas ketika akan keluar, bila perlu, cantumkan dengan jelas alamat-nya. Saya imbau jamaah saling membantu dan menjaga kekompakan dan tidak jalan sendiri-sendiri,” pungkas Burhanuddin kembali.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wajo, HM Amin Mappa menjelaskan, untuk pemberangkatan JCH tahun 2014 ini, Kabupaten Wajo mendapat kuota kursi sebanyak 322 orang JCH, 2 orang TPHD serta 14 orang JCH Lansia (lanjut usia) bersama masing-masing pendamping.

“Sehingga, secara keseluruhan jamaah yang akan diberangkatkan menuju Embarkasi Makassar, berjumlah 338 orang. Jamaah haji Kabupaten Wajo menempati kelompok terbang (Kloter) 3 (tiga),” ungkap Amin dalam laporan-nya.

Sebelum diberangkatkan, kata Amin, para jamaah akan mengikuti pembekalan melalui kegiatan manasik haji yang dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 5 – 7 Agustus.

“Manasik ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada masing-masing calon haji agar bisa memantapkan ibadah haji yang dilaksanakan di-tanah suci nanti-nya,” jelas Amin. (aci)