Bupati Lirik Inovasi Warga Desa Kalola

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru saat meninjau areal persawahan warga yang dijadikan sebagai perangkap hama tikus

Wajo, MC – Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru beri apresiasi positif terhadap inovasi pertanian yang dikembangkan oleh warga desa kalola kecamatan Maniangpajo dalam menangkal serangan hama tikus perusak tanaman.

Menurutnya, inovasi berupa perangkap tikus tersebut sangat bermanfaat untuk peningkatan produksi pertanian dan keberlangsungan kesuburan tanaman padi tanpa harus menggunakan bahan-bahan kimia.

Bupati dua periode di Wajo ini mengungkap kesediaan akan mengembangkan pola tersebut dan menjadikannya percontohan bagi kelompok-kelompok tani lainnya di kabupaten Wajo.

“Pola ini sangat tepat karena tidak menggunakan bahan-bahan kimia, biayanya murah dan mampu menekan serangan hama tikus. Kedepan kita akan coba kembangkan dan jadikan percontohan bagi kelompok-kelompok tani lainnya”, ujar Bupati saat melakukan peninjauan dilahan persawahan warga, Selasa, 13/2.

Ia mengatakan, serangan hama tikus cukup mengganggu, dan sejauh ini belum ditemukan tekhnologi ramah lingkungan yang bisa menekan hama perusak tanaman padi masyarakat petani.

“Efek pengrusakan hama tentu berpengaruh pada hasil produksi, oleh itu dengan inovasi seperti ini kita berharap mampu menangkal serangan hama tikus agar hasil produksi dapat lebih meningkat”, pungkas Bupati.

Warga pencetus inovasi, H Bakri mengutarakan bahwa pola yang dikembangkan mampu menekan serangan hama tikus hingga ratusan hektare lahan persawahan.

Sebelumnya, kata dia, petani terkadang menanggung rugi karena tanaman mereka rusak sebelum dipanen.

“Sejak perangkap tikus ini dibuat, serangan hama tikus diareal persawahan kami mampu ditekan dan dikendalikan hingga ratusan hektare”, ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) kabupaten Wajo Syamsul Bahri mengungkap pola yang diterapkan oleh warga ini sejalan dengan program inovasi desa yang sedang digalakkan oleh pemerintah.

Masyarakat, kata Bahri, memang diharapkan senantiasa berinovasi dalam mengelola potensi yang ada ditiap desa untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.

“Insya Allah kedepan sesuai petunjuk Bupati, inovasi warga tersebut akan kita fasilitasi pengembangannya melalui dukungan program pemerintah desa”, ujar Bahri. (MC)