Bupati Minta TNI dan Polres Sterilkan Danau Tempe

IMG_20150908_112520 Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru saat beri sambutan dalam acara Festival Danau Tempe

Wajo, MC – Pemerintah kabupaten Wajo dalam hal ini Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru melarang adanya aktivitas berlebihan hingga proyek trilyunan normalisasi dan pembangunan empat pulau di kawasan danau tempe rampung dikerjakan.

Bahkan untuk menjaga agar kawasan danau tersebut tetap steril, Bupati meminta kepada jajaran TNI Kodim 1406 Wajo dan Polres Wajo untuk membantu pemerintah mengevakuasi kawasan tersebut.

“Saya berharap kepada pihak TNI Kodim 1406 dan Polres Wajo agar mengevakuasi kawasan itu, pekerjaan normalisasi dan pembangunan pulau di danau tempe akan dilaksanakan, untuk itu diharap agar aktivitas berlebihan ditempat tersebut dihentikan,” ujar Bupati saat beri sambutan dalam acara festival danau tempe, Selasa, 8/9 kemarin.

Penghentian sementara aktivitas dikawasan danau tempe agar pelaksana dalam hal ini pihak kementerian Pekerjaan Umum (PU) dapat bekerja dengan baik dan tidak terganggu.

“Mereka sudah menurunkan tim survey dan konsultan mengawali pekerjaan. Itu makanya aktivitas berlebihan di danau tempe harus dihentikan, termasuk salah satunya adalah aktivitas penangkapan ikan, semua harus dihentikan mulai saat ini,” ujar Bupati saat beri sambutan dalam acara festival danau tempe di Jl Empat Lima, kecamatan Tempe, Selasa, 8/9 kemarin.

Dijelaskan, normalisasi dan pembangunan pulau di danau tempe didanai oleh pemerintah pusat. Anggaran yang akan dipergunakan dalam pekerjaan itu capai 2,7 trilyun.

“Dana itu merupakan bantuan pemerintah pusat untuk kabupaten Wajo, dan selaku pemerintah daerah tentu harus mengawal dengan baik pelaksanaan pekerjaan itu karena untuk kepentingan masyarakat dan daerah kabupaten Wajo sendiri kedepannya,” tegas Bupati.

Selain mengeluarkan larangan aktivitas dikawasan danau tempe, Bupati juga menginstruksikan agar lelang ex ornament untuk kawasan danau tempe dihentikan selama proyek tersebut berjalan. (aci)