Bupati Sarankan Calon Kades Baca Tulis Aksara Lontara’

“Dari Rapat Koordinasi Peningkatan Toleransi dan Kerukunan dalam Kehidupan Beragama”

Ketgam : Bupati Wajo A Burhanuddin Unru saat beri sambutan

Wajo, MC – Bupati Wajo A Burhanuddin Unru menyarankan para calon kepala desa yang akan maju dan bersaing dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) nanti untuk belajar baca tulis aksara “lontara”.

Bupati dua periode di Wajo mengisyaratkan baca tulis aksara lontara ini karena menurutnya baca tulis lontara bugis adalah bahan pertimbangan untuk menentukan bakal calon kepala desa yang akan maju dalam Pilkades.

“Mulai saat ini, saya sarankan para bakal calon baca tulis aksara lontara bugis, karena kemungkinan nantinya baca tulis aksara lontara ini menjadi bahan pertimbangan untuk bisa lolos dan mencalonkan diri dalam pemilihan. Hal ini dianggap perlu karena merupakan budaya dan kearifan lokal orang Wajo,” ungkap Bupati saat membuka acara Rapat koordinasi peningkatan toleransi dan kerukunan dalam kehidupan beragama, di Kantor Bupati Wajo, Jl Rusa Sengkang, Rabu, 25/2.

Selain menyinggung masalah baca tulis aksara lontara, Bupati kesempatan itu juga memaparkan tentang budaya orang Wajo yang harusnya menjadi tauladan dalam kehidupan berdemokrasi, berpemerintahan dan berpolitik.

Kebebasan berpendapat, mencari nafkah dan menyelesaikan masalah dengan cara musyawarah dan mufakat adalah warisan leluhur yang harusnya dijaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi.

“Termasuk dalam hal berpemerintahan, untuk menyelesaikan konflik yang ada, baik itu konflik antar agama, bermasyarakat maupun dalam berpolitik, masyarakat Wajo harus kedepankan hukum. Hukum yang dipertuan, tanpa itu yakin konflik yang ada dan gejolak ditengah masyarakat akan sulit teratasi,” pungkas Bupati.

Hadir dalam acara, Forum Kominda Kabupaten Wajo, Kepala Kesbangpol Wajo M Yusuf, tokoh agama, tokoh masyarakat dan beberapa undangan lainnya.(adv)

Penulis : Nur Asri, SH