Bupati Wajo : Asalkan Berkah, Jauhkan Rasa Puas

Wajo, MC – Masyarakat jangan terlalu cepat puas bila mendapat keberhasilan, bahkan sebalik-nya, masyarakat harus lebih agresif bekerja dan memotivasi diri untuk berpenghasilan.

Meski demikian, rasa tidak puas itu harus dibarengi dengan niat baik untuk mencapai penghidupan yang layak dan mapan. Asalkan menjadi berkah, manusia boleh saja menanamkan rasa tidak pernah puas untuk bekerja.

Setidak-nya, demikian penjelasan Bupati Wajo A Burhanuddin Unru saat beri arahan dihadapan ratusan Warga Desa Padaelo, Dusun Lagosi-Allapporeng Kecamatan Penrang, Senin, 21/7.

Menurut-nya, pendapatan masyarakat yang ada saat ini harus lebih meningkat, tidak boleh alami stagnasi. Untuk meningkatkan pendapatan itu, pemerintah memacu program-program bernilai ekonomis dengan harapan bisa mengangkat pendapatan masyarakat.

Saat ini dan sebelum-nya, kata Burhanuddin, pemerintah terus menggenjot bidang pertanian. Pemerintah banyak menggelontarkan program dan menyediakan sarana dan prasarana pendukung pertanian, termasuk perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan ditingkat kecamatan dan desa.

“Masyarakat Wajo lebih dominan bekerja sebagai petani, dari 400ribu lebih penduduk, 80persen diantara-nya bekerja sebagai petani. Untuk itu, sektor pertanian menjadi fokus penting pemerintah Wajo, namun, bukan berarti sektor lain tidak diperhatikan,” terang Burhanuddin.

Sejauh ini, lanjut Burhanuddin, pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat per-kapita capai Rp19juta lebih. Pencapaian itu jauh meningkat dari sebelum-nya yang hanya berada diangka Rp8juta lebih.

“Oleh itu, pemerintah mengajak masyarakat untuk tidak terlalu cepat puas, asalkan berkah, masyarakat harus lebih giat bekerja meningkatkan pendapatan-nya. Pemerintah akan memotivasi melalui pelaksanaan program, namun yang menjadi penentu kenaikan pendapatan rata-rata per-kapita adalah masyarakat sendiri. Insya Allah, pemerintah menarget Rp30juta hingga empat tahun kedepan,” terang Burhanuddin. (aci)