Bupati Wajo : Kades Tidak Boleh Otoriter…!!!

Wajo, MC – Bupati Wajo A Burhanuddin Unru mengimbau seluruh Pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang telah resmi dan diambil sumpah-nya untuk kompak dengan Kepala Desa (Kades) dalam menjalankan pemerintahan masing-masing di tingkat desa.

Menurut-nya, hadirnya lembaga BPD dalam tiap desa diatur jelas dalam Undang-undang, sehingga dalam menjalankan tugas dan fungsi-nya, BPD menjadi penyeimbang pemerintahan yang dilaksanakan oleh para Kepala Desa.

“Untuk itu saya imbau seluruh pengurus BPD untuk kompak dengan kepala desa-nya. BPD adalah lembaga resmi dan dipayungi dasar hukum jelas sehingga dalam pengambilan kebijakan dan pelaksanaan program yang sifat-nya strategis, BPD dan Kades harus sepakat dalam musyawarah, dan yang terpenting adalah Kades tidak boleh ada yang otoriter menjalankan pemerintahan,” pungkas Burhanuddin pengurus BPD untuk sembilan Kecamatan di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa, 2/9 kemarin.

Dijelaskan, dalam UU Otonomi Desa (Otodes), setiap pemerintah desa diminta untuk mengatur sendiri rumah tangga-nya. Apa yang diperlukan, apa yang dibutuhkan dan apa yang menjadi keputusan harus melalui proses duduk bersama, musyawarah untuk mufakat. Khusus-nya dalam penggunaan dan pendapatan dana yang dikelola langsung dan diperoleh oleh masing-masing pemerintah desa.

“Ibarat lembaga DPR (Dewan Permusyawaratan Rakyat), BPD inilah terjemahan ditingkat desa. Kades dalam penggunaan anggaran, harus transparant dan terbuka kepada BPD-nya. Begitupula dengan pemasukan desa, harus dimanfaatkan sepenuh-nya untuk kepentingan desa, bukan untuk kepentingan pribadi kades,” terang Bupati.

Syamsul Bahri, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Wajo melaporkan, acara pengambilan sumpah pengurus BPD yang dilaksanakan itu adalah tahap kedua.

Sebelum-nya, kata Syamsul, acara pengambilan sumpah telah dilaksanakan di-tempat yang sama (Ruang pola) sebanyak 434 orang. Sementara untuk tahap ini pengurus yang dilantik sebanyak 465 orang.

Sehingga, secara keseluruhan jumlah pengurus yang dilantik berjumlah 889 orang pengurus dari 113 Desa dan 13 kecamatan se-Kabupaten Wajo.

Syamsul berharap pengurus BPD yang telah dilantik dapat menjalankan tugas dan fungsi-nya dengan baik, termasuk nanti-nya dalam proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

(Penulis : Nur Asri, SH)