Bupati Wajo ; Kepala Desa Sebaiknya Berhati-hati, Jangan Remehkan Kerikil Kecil

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru saat beri sambutan dalam acara Rapat Koordinasi di Makopolres Wajo (Foto : Dinas PMD)

Wajo, MC – Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru menekankan kepala desa untuk lebih berhati-hati dalam mengelola dan menggunakan anggaran yang dialokasikan pemerintah ditingkat desa.

Jangan sampai, kata Dia, permasalahan kecil menyeret kepala desa keranah hukum dan berurusan dengan aparat penegak hukum.

“Jangan selalu menganggap batu besar menjadi sandungan, kebanyakan orang tergelincir dan jatuh karena kerikil kecil. Sama halnya dengan kepala desa, jangan pernah menganggap enteng permasalahan-permasalahan kecil, khususnya yang berkaitan dengan anggaran, karena bisa saja menyeret kalian keranah hukum”, ujar Bupati dalam acara rapat koordinasi tindaklanjut nota kesepahaman antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kepolisian Negara RI tentang Pencegahan, Pengawasan, dan Penanganan Permasalahan Desa, di Aula Makopolres Wajo, Senin, 13 November 2017.

Pembawa materi dari unsur pemerintah daerah, kepolisian dan kejaksaan negeri dalam acara rapat koordinasi (Foto : Dinas PMD)

Seperti yang dialami oleh salah seorang kepala desa (nama tidak disebut), saat ini tersandung masalah hukum dan berurusan dengan aparat penegak hukum. Mungkin saja, kesalahan yang terjadi dianggap biasa-biasa saja, sehingga mengemuka dan ditangani oleh penegak hukum.

“Kalau begitu siapa yang terima sanksinya, tentu kepala desa sendiri, oleh itu saya tekankan agar kepala desa berhati-hati dan tidak menganggap enteng kesalahan-kesalahan kecil, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran, resikonya fatal”, ujar Bupati.

Hadir kesempatan itu, Kapolres Wajo, Kepala Kejaksaan Negeri Wajo, Dandim 1406 Wajo, Kepala SKPD terkait beserta para Kepala Desa.

Ratusan Kepala Desa hadir dalam rapat koordinasi di Makopolres Wajo (Foto : Dinas PMD)

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri mengutarakan rapat koordinasi yang digelar merupakan wujud kepedulian pihak Kepolisian untuk mengawal dan mengawasi pemanfaatan dana desa.

Kegiatan itu juga, kata Dia, bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam pencegahan, pengawasan dan penanganan permasalahan ditingkat desa.

“Kesamaan persepsi merupakan implikasi dari sinergitas yang terjalin antara pemerintah daerah dengan pihak kepolisian dan kejaksaan untuk mengawal penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya di kabupaten Wajo”, ujar Syamsul Bahri.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan penjelasan teknis oleh masing-masing pembawa materi, diantaranya ; Kepala Dinas PMD Wajo, Kasat Reskrim Polres Wajo, Kanit Tipikor Polres dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Wajo. (Open Village SIPP De)