Bupati Wajo : Mahasiswa Jangan Mau Dipolitisir

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru beri sambutan usai melantik Ketua dan Pengurus IKA-PERMAWA Jakarta

Wajo, MC – Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru mengajak mahasiswa untuk bergandengan tangan dengan pemerintah dalam pembangunan. Ia mengungkap kebersamaan akan lebih baik dan bermanfaat dibanding jika mahasiswa turun berdemo, bakar ban dijalan, apalagi sampai bertindak anarkis dan brutal jika ingin menyampaikan aspirasi.

Bupati dua periode ini mempertegas bahwa seorang pemimpin dalam suatu daerah pada dasarnya tidak anti kritik  atau enggan dikritik, namun akan lebih baik jika mahasiswa kedepankan musyawarah, duduk bersama dan berdialog dengan pemerintah dalam menyelesaikan masalah dibanding harus ribut-ribut.

“Dipahami bahwa mahasiswa butuh momen untuk mengaktualisakan diri, namun berdemo bukan jalan satu-satunya untuk menyampaikan aspirasi. Mari kita bisa duduk bersama, bermusyawarah dan mencari solusi demi untuk terciptanya pembangunan daerah, itu akan lebih baik”, saran Bupati usai melantik dan mengukuhkan Ketua terpilih Takdir Khair bersama para Pengurus Ikatan Keluarga dan Alumni Pelajar Mahasiswa Wajo (IKA-PERMAWA) Jakarta Periode 2017 – 2019 di Hotel Sermani Sengkang, Senin, 3 Juli 2017.

Lanjut, Bupati mengimbau mahasiswa untuk tidak terlibat dalam politik praktis, apalagi sampai dipolitisir atau dimanfaatkan oleh orang atau kelompok tertentu untuk memenuhi kepentingannya.

“Mahasiswa adalah orang intelek, sehingga tentu dalam bertindak kedepankan rasionalitas, tidak egois, apalagi sampai bersikap radikal dan kesampingkan norma-norma budaya, etika dan kearifan lokal daerah. Mahasiswa harusnya berpartisipasi dan menjadi motivator pembangunan, itu sebenarnya yang diharapkan”, tutur Bupati.

Sementara itu, penggagas IKA-PERMAWA Jakarta, Supriadi Arif menuturkan bahwa organisasi tersebut dibentuk pada 18 Mei 2003 yang bertujuan untuk menjadi wadah bagi mahasiswa asal kabupaten Wajo di Jakarta. Selain itu, IKA-PERMAWA juga dibentuk sebagai tempat berhimpunnya orang-orang Wajo yang melakukan perantauan, baik di Jakarta maupun didaerah lain diluar Sulawesi.

“Kami pertegas juga bahwa organisasi ini digagas tidak untuk terlibat dalam kegiatan politik atau ikut serta dukung mendukung salah satu bakal calon,”, ujar Supriadi.

Selain pelantikan, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan halal bihalal dan dialog kepemimpinan yang berdasarkan info akan dihadiri oleh beberapa pemateri, termasuk diantaranya ; Wakil Bupati Wajo Andi Syahrir Kube Dauda bersama Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Wajo Amran Mahmud, Wakil Ketua DPRD Wajo Rahman Rahim, dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Wajo. (Red/MC)