Bupati Wajo : Malas Bekerja, Lama-lama Tanah Warisan Jadi Tumbal

Akrab bersama masyarakat, seperti itu perawakan Bupati Wajo Akrab berbaur bersama masyarakat-nya, seperti itulah perawakan Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru selama memimpin Wajo

Wajo, MC – Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru terus memacu masyarakatnya untuk giat bekerja, produktif, dan memanfaatkan peluang yang ada didepan mata agar pendapatan lebih meningkat dan mampu menafkahi kebutuhan keluarga-nya.

Jangan sampai, kata Dia, tanah warisan nenek moyang yang ditempati berpijak habis dijual kepada para pendatang karena ingin membeli sesuatu tapi tidak memiliki modal.

Bupati menyebut, kondisi seperti itu terjadi ketika masyarakat dalam sebuah daerah tidak produktif dan malas bekerja, tanah warisan leluhurnya yang menjadi tumbal.

“Apakah kalian mau seperti itu, tanah-nya dijual untuk beli ini dan itu, lucunya lagi ketika uang hasil penjualan tanah itu tadi, dibelanjakan kembali kepada si pendatang yang membeli tanah-nya,” ujar Bupati mengisahkan pengalamannya saat berkunjung disebuah daerah dihadapan ratusan warga kecamatan Bola, Rabu, 30/12 kemarin.

Orang nomor wahid di Wajo ini menyarankan agar pola masyarakat seperti itu tidak terjadi di Kabupaten Wajo, menjual tanah kepada pendatang, lantas uang hasil penjualan tanah-nya dibelanjakan kembali kepada si pendatang, nanti lama-lama tanah milik warisan nenek moyangnya habis terjual.

Harusnya masyarakat Wajo lebih aktif bekerja, termotivasi untuk memanfatkan peluang disekitarnya, kreatif dan bersikap partisipatif terhadap kegiatan-kegiatan yang peluang bisnisnya lebih bermanfaat.

“Seperti yang dilakukan oleh masyarakat 3 desa di kecamatan Bola, melalui program Usaha Bersama Komunitas (UBK) yang dicanangkan oleh pemerintah, mereka membentuk perusahaan dan kemudian memproduksi sabun mandi, sabun cuci dan shampo. Jadi ketika perusahaan tersebut berjalan maka peluang-peluang akan terbuka, seperti salah satunya adalah membuka lapangan kerja, masyarakat tidak perlu lagi membeli produk dari luar dan perputaran ekonomi ditempat itu akan semakin meningkat. Pola bisnis seperti ini yang diharapkan pemerintah kepada masyarakat, utamanya yang berada ditingkat perdesaan,” terang Bupati. (aci)