Bupati Wajo Pandu Dialog Menteri dan Warga Transmigran

Wajo, MC – Kunjungan Kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar di permukiman warga transmigran Bekkae Kecamatan Gilireng menjadi moment penting bagi Bupati Wajo A Burhanuddin Unru.

Pasalnya, waktu itu, Bupati dua periode ini mendapat kesempatan untuk memandu acara dialog menteri dengan warga transmigran yang hadir ditempat acara, permukiman transmigrasi Bekkae Kecamatan Gilireng, Jumat, 7/11.

Dalam dialog, warga mengungkap bahwa selama permukiman transmigran Bekkae dibuka, warga sudah bisa menikmati fasilitas-fasilitas umum, sama seperti yang dinikmati masyarakat kota.

Namun demikian warga tetap berharap mendapat penambahan prasarana dan sarana pendukung misalkan saja irigasi pertanian, cekdam, jaringan listrik PLN, pembangunan pasar, bantuan sapi ternak dan beberapa kebutuhan lainnya yang memerlukan perhatian dari pemerintah.

Marwan Jafar, Menteri Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia menjawab aspirasi warga mengungkap kesiapan untuk mengakomodir aspirasi dan memperjuangkan ditingkat pusat.

“Kami sudah mendengar dan mencatatnya untuk nantinya kami tindak lanjuti. Dan saya minta kepala wilayahnya untuk mengiventarisir permasalah lain yang dihadapi masyarakat ditempat ini dan kemudian mengirimkannya ke kementerian,” papar Marwan.

Ditambahkan bahwa perhatian pemerintah saat ini cukup besar melalui pengalokasian anggaran sebesar Rp1,4 milyar sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang tentang desa.

“Bantuan itu adalah pengejawantahan undang-undang, dan melalui alokasi anggaran itu pemerintah akan mendorong masyarakat desa agar lebih berkembang,” pungkas Marwan.

Penulis : Nur Asri, SH