Bupati Wajo : “Pecat PNS Narkoba”

Masih Ada PNS yang Disinyalir Narkoba

Wajo, MC – Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru berang setelah mendengar informasi tentang adanya PNS (Pegawai Negeri Sipil) lingkungan kantor dinas yang tertangkap tangan memiliki dan kedapatan menggunakan narkoba.

Dia mengaku akan melakukan pemecatan kepada PNS tersebut bilamana hasil pemeriksaan kepolisian menyatakan positif menggunakan narkoba.

“Inspektorat, hari senin nanti koordinasikan dengan pihak Kepolisian dan minta hasil pemeriksaannya, kalau ternyata PNS tersebut positif menggunakan narkoba maka keesokan harinya (selasa), buat surat dan kita lakukan pemecatan,” ungkap Bupati saat beri arahan kepada 34 pejabat struktural yang baru saja dilantiknya, Sabtu, 9/5.

Proses pemecatan PNS yang kedapatan menggunakan narkoba oleh pihak kepolisian ini, lanjut Bupati, tidak perlu melalui pengadilan, yang penting ada kesaksian dari pihak kepolisian bahwa yang bersangkutan positif narkoba, maka pemerintah bisa melakukan pemecatan.

“Maaf saja, tidak ada ampun bagi PNS narkoba,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, Bupati dua periode ini mengungkap sinyal merah kepada beberapa PNS yang menurutnya juga menggunakan narkoba. Dia mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak Polres untuk membuntuti PNS tersebut.

“Masih ada PNS yang disinyalir menggunakan narkoba, untuk itu saya minta kepada pihak Kepolisian untuk membuntuti PNS-PNS tersebut dan sebisanya untuk melakukan penangkapan,” ulas Bupati.

Seperti diketahui, PNS narkoba yang dimaksud Bupati adalah HS (inisial), dia ditangkap tangan memiliki dan menggunakan narkoba dirumah-nya sendiri. HS sendiri adalah PNS yang bertugas di Dinas Tata Ruang dan Permukiman Wajo.

Penangkapan pria ini dilakukan oleh pihak Kepolisian Resort Wajo (Polres) Wajo, beberapa hari lalu. Saat ini, HS telah melalui proses pemeriksaan dan mendekam dibalik jeruji besi Makopolres Wajo. (aci)