Bupati Wajo ; Wahai Masyarakat, Jangan Takut Berinovasi

Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru (Foto : Ni/MC)

Wajo, MC – Bertempat di Desa Keera Kecamatan Keera Kabupaten Wajo dilaksanakan kegiatan temu tekhnis pencanangan inovasi polikultur dan kemitraan usaha budidaya tambak.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru dan menghadirkan Prof. Dr. Ir. Yushinta Fujaya, Guru Besar Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar selaku pembicara.

Dalam sambutannya, Bupati mengungkap potensi perikanan dan kelautan di kabupaten Wajo cukup besar, bahkan potensi itu lebih lengkap dibanding beberapa daerah lainnya. Hanya saja, perlu dikelola secara baik melalui rekayasa tekhnologi dan atau perlakuan khusus dari para ahli agar mampu berproduksi dan mengangkat pendapatan masyarakat.

Ia membandingkan budidaya tambak udang vaname yang dikunjunginya beberapa waktu lalu di Subang Jawa Barat. Menurut Bupati peluang masyarakat Wajo untuk bisa berpenghasilan melalui budidaya udang vaname lebih besar.

“Sebenarnya peluang kita lebih besar dibanding Subang, hanya saja masyarakat kita kurang berani mengubah pola dan berinovasi, mereka hanya terfokus pada budidaya ikan bandeng dan rumput laut saja. Padahal jika kita kembangkan budidaya udang vaname, hasilnya akan lebih menjanjikan dibanding sekarang ini”, ujar Bupati, Kamis, 25 Mei 2017.

Lanjut ia menerangkan, selain potensi tambak, masyarakat Wajo juga memiliki potensi lainnya yang tak kalah pentingnya, seperti budidaya ulat sutra, ternak sapi, persawahan dan potensi lainnya.

“Namun saja potensi itu terkadang dicap oleh daerah lain, meski sumber produksinya berasal dari kabupaten Wajo. Oleh itu, saya minta kepada masyarakat untuk memacu diri dan bekerja semaksimal mungkin, mengolah dan memanfaatkan peluang yang ada didepan mata, jangan takut berinovasi, pemerintah mendukung sepenuhnya jika masyarakat konsisten bekerja”, papar Bupati.

Selain mendengar arahan Bupati, peserta yang terdiri dari elemen penyuluh perikanan, tokoh petani dan nelayan ini juga alot mengikuti acara dialog. Beberapa diantaranya mengungkap kendala yang dihadapi, salahsatunya terkait dengan ketersediaan infrastruktur.

“Ya, pemerintah akan bangun dan perbaiki akses jalan menuju tambak diwilayah ini”, ujar Bupati menjawab keluhan warga setempat. (Ni/MC)