Burhanuddin Unru Dinilai Demokratis Sikapi Penjaringan Balon Bupati Golkar

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru saat beri arahan di RSUD Lamaddukkelleng, beberapa waktu lalu. Ketua DPD II Partai Golkar Wajo ini didampingi oleh Dr Baso Rahmanuddin (tengah) yang dikabarkan akan maju dan mencalonkan diri dalam Pilkada Wajo 2018 mendatang. (Foto : Red/MC)

Wajo, MC – Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2019 – 2014 Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Wajo, Ir Sukri Rahim mengungkap belum mendapat arahan dari ketuanya (Andi Burhanuddin Unru) terkait proses penjaringan yang dilaksanakan.

Ia mengungkap, Ketua Golkar Wajo menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme partai untuk menentukan bakal calon usungan partai berlambang pohon beringin ini.

“Kalau kami cermati beliau bersikap demokratis, sangat demokratis, waktu kami menghadap untuk melaporkan proses penjaringan ini, beliau hanya berpesan untuk taat pada mekanisme partai, tidak ada petunjuk khusus dari beliau”, ujar Sukri kepada MEDIACELEBES, di Gedung Golkar, Jl Beringin Sengkang, Senin 29 Mei 2017.

Padahal, kata Sukri, kalau dipikir ada anak dan menantunya yang punya niatan maju dan mencalonkan diri sebagai bakal calon Bupati, bahkan diantaranya telah mengembalikan formulir pendaftaran dalam proses penjaringan.

“Namun sejauh ini kami belum mendapat petunjuk khusus dari beliau dalam kapasitasnya selaku ketua Golkar Wajo, beliau kedepankan nilai-nilai demokratis dan serahkan sepenuhnya pada mekanisme partai”, ujarnya.

Ketika ditanya tentang peluang beberapa kandidat yang resmi mendaftar di Golkar, Sukri belum bisa berkomentar banyak, Ia masih merunut pada aturan partai.

“Penjaringan ini kan ada prosesnya, jadi kita disiplin pada proses yang ada, termasuk meminta kepada para bakal calon untuk melengkapi syarat dan persyaratan yang dibutuhkan, setelah itu dilakukan verifikasi dan ditindaklanjuti kemudian ketingkat propinsi dan pusat”, jelas Sukri. (Red/MC)