Caleg Dukung Panwaslu Tolak Money Politik

Wajo, MC – Himbauan penolakan terhadap praktik money politik oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Wajo mendapat dukungan penuh dari para Calon Legislatif (Caleg).

Ajakan yang dibuat dalam bentuk sticker kertas ini dimaknai sebagai ajakan untuk menekan aksi transaksional atau jual beli dukungan suara dalam pentas pemilihan legislatif (Pilleg) ini.

Seperti yang diungkap oleh Amshar A Timbang, salah seorang Caleg Partai Nasdem Dapil I Tempe.

Hanya saja, kata-nya, yang perlu menjadi perhatian disini adalah, se-berapa besar efek yang ingin dicapai Panwaslu dalam upaya-nya menekan praktik politik uang yang menjamur ditengah masyarakat.

“Saya mendukung dan beri aplaus pada Panwaslu, pertanyaan-nya kini, mampukah Panwaslu beri efek jera kepada siapapun yang melakukan praktik money politik yang mengotori proses demokrasi tersebut,” terang Amshar, baru-baru ini.

Dijelaskan, himbauan berupa stiker yang isi-nya menyebut ; “tolak money politik, siapkan diri anda menang bermartabat, kalah terhormat dan jangan ketuk pintu hati rakyat dengan kecurangan tapi ketuklah dengan kejujuran,” dianggap tepat, namun masih harus dipertegas.

Himbauan tersebut sebaik-nya ditambah-kan dengan dengan penegasan Undang-undang berikut bunyi dan sanksi-sanksi-nya.

“Bagus-nya seperti itu, Panwaslu seharus-nya menggariskan bahwa seperti ini-lah aturan dan sanksi-nya,” pungkas mantan Ketua Pemuda Pancasila (PP) Wajo ini.

Lanjut, larangan praktik money politik, sebenar-nya sudah lama ditekankan. Namun, pada kenyataan-nya, masih banyak Calon menganggap biasa dan menjadi-kannya sebuah kebiasaan untuk mengiming-imingi pemilih dengan sesuatu.

“Maka-nya kami sarankan Panwaslu tidak segan beri sanksi kepada mereka yang melanggar, baik Caleg maupun kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran, jangan pandang bulu,” tandas Amshar. (aci)