Caleg Golkar Tantang Panwaslu Ungkap Kasus

Wajo, MC – Calon legislatif (Caleg) di Wajo menantang Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) mengungkap kasus-kasus pelanggaran pemilu.

Caleg mendesak bahwa kesediaan Panwaslu untuk melakukan sekat pelanggaran berupa himbauan-himbauan, tidak hanya pedas di-media.

“Saya tantang Panwaslu ungkap kasus dilapangan, jangan cuma sebatas wacana di-media, kami ingin Panwaslu turun melihat realitas dilapangan, himbauan yang dikeluarkan terkait sanksi pidana bagi pelanggar pemilu diharap terimplikasi dan diterapkan dalam Pilleg ini,” ungkap Syamsul Bahri, Caleg Golkar Dapil IV kabupaten Wajo, Minggu 19/1.

Ketua Yayasan Bahtera Rakyat ini, mengutarakan, saat ini di-daerah-nya disinyalir banyak praktik money politik, namun, Panwaslu sebagai penyelenggara pemilu, belum ber-tindak secara tegas.

“Untuk itu, selaku kandidat yang menginginkan persaingan secara sehat, kami berharap Panwaslu bersikap profesional, minimal melakukan pengawasan sesuai dengan tugas dan fungsi-nya, bila perlu, tangkap tangan bagi mereka yang melakukan praktik money politik,” terang Syamsul.

Divisi Umum Panwaslu Wajo, A Bau Mallarangeng yang ditemui sebelum-nya memaparkan, bahwa Panwaslu saat ini mengeluarkan himbauan terkait penolakan politik uang.

Dalam himbauan tersebut tertera ajakan para Caleg menyiapkan diri menang bermartabat – kalah terhormat.

Panwaslu juga mengajak para Caleg dengan kalimat, Jangan ketuk hati rakyat dengan kecurangan tapi ketuklah dengan kejujuran.

Selain itu, Ketua Panwaslu pada Pilkada lalu ini juga rencana akan mengeluarkan himbauan berupa spanduk, sticker dan selebaran terkait sanksi pidana bagi pelaku praktik politik uang. (aci)