Calon PNS K2 : “Terima Kasih Bupati Wajo”

“Dari Kegiatan Silaturahmi Pemerintah dengan PNS dan CPNS”

Ketgam : Bupati Wajo A Burhanuddin Unru saat menyerahkan SK CPNS Kategori Dua (K2)

Wajo, MC – Puluhan Calon PNS (Pegawai Negeri Sipil) formasi Kategori 2 (K2) lingkup Pemerintah Kecamatan Pitumpanua menggelar acara syukuran.

Syukuran bertajuk Silaturahmi Pemerintah Kabupaten Wajo dengan PNS dan CPNS se-Kecamatan Pitumpanua ini dilaksanakan di halaman kantor Kecamatan Pitumpanua, Jl Poros Sengkang – Palopo, Sabtu, 14/2.

Plt Camat Pitumpanua, A Sudarmin mengungkap bahwa kegiatan silaturahmi terselenggara atas partisipasi masing-masing CPNS K2 yang ditempatkan di Kecamatan Pitumpanua.

Kegiatan itu, kata Kepala Dinas Pasar dan Perdagangan Wajo ini, dimaksudkan untuk menyampaikan rasa terima kasih mereka (CPNS K2, red) kepada Bupati Wajo A Burhanuddin Unru atas perhatian dan dukungannya sehingga bisa terangkat dan mendapat predikat sebagai Calon PNS.

Mereka mengumpul dana secara patungan dan kemudian melaksanakan syukuran tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

“Calon PNS ini menilai, pengangkatan atas dirinya menyandang status CPNS tidak terlepas dari perhatian dan dukungan dari Bupati Wajo sebagai pucuk pemerintahan di Kabupaten Wajo, untuk itu syukuran ini dilaksanakan,” kata Sudarmin.

Ditambahkan, Calon PNS yang terangkat di Kecamatan Pitumpanua sebanyak 65 orang, jumlah itu terbanyak kedua dari pengangkatan Calon PNS di Kecamatan Tempe.

“Itu menandakan bahwa Bupati memperhatikan pegawai honorer di Pitumpanua,” ujar Sudarmin.

Sementara itu, Bupati Wajo A Burhanuddin Unru dalam sambutannya berharap agar para Calon PNS yang baru untuk tetap menjaga kedisiplinan dan berhati-hati dalam menjalankan tugas dan fungsi yang diembangnya.

Menurutnya, status “Calon” yang disandang masih rentang dan bisa saja tidak mendapat pengakuan sepenuhnya sebagai Pengawai Negeri Sipil (PNS) bila melakukan pelanggaran.

“Kalian masih berstatus “Calon”, dalam setahun ini pemerintah melakukan verifikasi. Bisa saja diantara kalian ada yang tidak mendapat pengakuan bila melakukan pelanggaran. Terlebih, status Calon PNS masih akan melalui beberapa tahapan untuk dikukuhkan sebagai PNS 100 persen,” terang Burhanuddin. (adv)

Penulis : Nur Asri, SH