Dapat Anggaran, Pemdes Harus Siapkan RPJMdes dan RKPdes

Jakarta, MC – Kedepan, tugas pemerintah desa akan semakin berat. Selain diharuskan untuk membuat pertanggungjawaban penggunaan anggaran, tiap desa juga diwajibkan untuk membuat beberapa rancangan agar bisa memperoleh dana.

Seperti yang dikutip pada situs kementerian desa, tiap desa harus membuat rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMdes) dan rencana kerja pembangunan desa (RKPdes) untuk mendapatkan dana sebesar Rp1,4milyar.

“Kalau tidak ada dua hal itu, dana desa tidak bisa keluar,” ujar Marwan, di Kantor Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2015).

Marwan menjelaskan, kedua syarat itu harus disiapkan agar pemerintah mengetahui program pembangunan tiap desa sehingga penggunaan dana jelas. Batas akhir penyerahan RPJMdes dan RKPdes pada April 2015.

“Masih ada tiga bulan lagi ya untuk disiapkan. Nanti diserahkan melalui kabupaten,” kata Marwan.

Lebih jauh, ia mengatakan, dana desa tersebut akan diberikan secara bertahap. Pada tahun ini, pemerintah, melalui APBN, telah meyiapkan dana sebesar Rp 19,1 triliun.

Dana tersebut akan dibagi kepada seluruh desa di Indonesia. Pembagian tersebut akan disesuaikan berdasarkan beberapa kriteria, seperti jumlah penduduk dan lokasi.

“Jadi, tiap desa untuk tahun ini kurang lebih Rp 240 juta hingga Rp 270 juta. Dana tersebut akan terus diberikan secara bertahap hingga tiap desa memperoleh Rp 1,4 miliar. Di dalam Undang-Undang Desa, kucuran-kucuran uang itu dilakukan secara bertahap. Nanti diisi lewat APBN-P, APBN 2016 akan diisi lagi, sampai angka Rp 1,4 miliar,” terang Marwan. (wan)