Dapil I Tempe, Peluang Incumbent Caleg Terpilih, Tipis

Wajo, MC – Peluang incumbent legislatif DPRD Wajo untuk terpilih kembali dalam pemilihan legislatif (Pilleg) 9 April 2014 mendatang, sangat tipis.

Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor yang membuat mereka harus bekerja keras dan bersaing dengan para Calon Legislatif (caleg) lainnya yang lolos terdaftar sebagai DCT (Daftar Caleg Tetap).

Seperti yang diungkap oleh salah seorang pemerhati politik di Wajo, Ambo Upe’. Khusus daerah pemilihan (Dapil) I Tempe, Ketua LSM Pemuda Nusantara ini menyebut tipis-nya peluang incumbent untuk terpilih kembali pada Pilleg nanti dikarenakan beberapa faktor, diantara-nya ;

Incumbent kalah gesit melakukan penggalangan dan pencitraan, incumbent jarang ditemukan berbaur dengan masyarakat ditingkat bawah dan incumbent dianggap lamban dan banyak pikir jika ingin bertemu dengan para kostituen-nya.

Beda dengan pesaing-nya yang lebih muda, enerjik, berani dan memiliki kemampuan retorika yang cukup baik sehingga mampu beri peluang keterpilihan dari masyarakat yang disambangi-nya.

“Selain itu, caleg muda juga mampu berbaur dengan kalangan mana-pun tanpa kesan malu, minder dan tidak pikir panjang. Beda dengan incumbent yang kebanyakan tampil lebih formal, dan terkadang memilah komunitas masyarakat yang hendak ditemui,” kata Ambo Upe, di salah satu Warkop di Kota Sengkang, akhir pekan lalu.

Dijelaskan kembali, tipical pemilih di Kecamatan Tempe beda dengan pemilih di daerah lainnya. Menurut-nya, pemilih di Tempe dapat dikategorikan sebagai pemilih cerdas yang dalam menentukan pilihan-nya rasional dan tidak asal-asalan.

Begitupula dalam pemilihan Caleg nanti-nya, masyarakat kota Sengkang yang didominasi dari kalangan pengusaha dan pegawai tentu akan sangat selektif menentukan sikap.

Dikatakan, masyarakat kota Sengkang tidak menilai seberapa banyak uang yang dimiliki oleh seorang Caleg, akan tetapi mereka menilai calon dari sikap, performa, track record dan seberapa mampu calon meyakinkan masyarakat untuk memilih-nya.

“Tentu jika bercermin dari paradigma itu, dapat dikata bahwa pemilih di kota tidak fragmatis akan tetapi lebih pada kualitas dan kompetensi para caleg yang ikut dalam pertarungan Pilleg nanti,” terang Ambo.

Sekedar diketahui, Khusus Dapil I Tempe terbagi atas 12 partai 84 kandidat. Jumlah pemilih sekitar 53ribu jiwa yang terbagi atas 16 kelurahan se Kecamatan Tempe.(aci)