DBR Gandeng Tokoh Agama, Acungi Jempol Kandidat Lainnya

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Wajo, dr Baso Rahmanuddin dan Anwar Sadat Malik dengan tagline BARAKKA (MC)

Wajo, MC – Bakal Calon Bupati Wajo, dr Baso Rahmanuddin (DBR) akhirnya berpaket dengan Anwar Sadat Malik (ASM) untuk maju dan bersaing dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) 2018 mendatang.

Pasangan nasionalis – religius ini mengangkat tagline BARAKKA yang merupakan akronim nama mereka.

Dr Baso Rahmanuddin mengungkap bahwa ASM dipilih untuk mendampinginya dalam pilkada untuk melengkapi basic yang dimilikinya sebagai salah seorang kandidat yang berlatar belakang birokrat.

Menurutnya, ASM sangat tepat karena kabupaten Wajo dan secara umum seluruh masyarakat membutuhkan pemimpin yang tidak hanya berpengalaman dalam bidang birokrat saja, akan tetapi dalam menjalankan pemerintahan, pelayanan dan pembinaan masyarakat harus pula dibarengi dengan nilai-nilai keagamaan, dan basic itu dapat disunting dari sosok ASM.

“Pada intinya, ASM dipilih untuk saling melengkapi-lah, masyarakat Wajo adalah masyarakat yang religius, dan sudah menjadi icon daerah kita sebagai kota santri, jadi untuk memenuhi keinginan masyarakat maka tentu harus dipilih sosok yang bisa meneladani, mengayomi dan melakukan pembinaan, dan hal itu dapat diperoleh dari ASM”, tutur DBR inisial nama Rahmanuddin.

Lanjut diterangkan bahwa sejauh ini pasangan BARAKKA sudah pada tahap peramuan program, menyatukan persepsi, serta merumuskan visi dan misi yang akan diembang untuk Wajo lima tahun kedepan. Perumusan itu dilakukan bersama dengan tidak kesampingkan program, visi dan misi yang diembang oleh kepala daerah sebelumnya, yakni Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru bersama Andi Syahrir Kube Dauda.

“Kepemimpinan, pelaksanaan program, visi dan misi beliau (Bupati dan Wakil Bupati Wajo) menjadi acuan awal kami, sisa dikembangkan dan dirumuskan kembali untuk lebih memaksimalkan upaya beliau selama hampir 9 tahun lebih memimpin Wajo. Kita akan teruskan yang belum rampung dan melengkapi yang belum terpenuhi agar kebutuhan dasar masyarakat Wajo dapat tercapai, Insya Allah”, papar DBR, Jumat, 29 Desember 2017.

Ketika ditanya tentang sikapnya terhadap beberapa kandidat yang dikabarkan untuk sejalan berdampingan dalam pilkada, DBR mengungkap apresiasi positif, Ia menilai gerak politis yang dilakukan oleh beberapa figur tersebut cukup baik dan patut diacungi jempol.

Menurutnya semua kandidat memiliki peluang yang sama untuk bisa berpasangan dengan dirinya dan semuanya memiliki tekad yang kuat untuk membangun daerah. Hanya saja, dalam hal penentuan calon pendamping dibutuhkan kajian dan musyawarah bersama partai-partai pendukung sehingga tentu putusannya berdasarkan hasil musyawarah.

“Saya akui kandidat lainnya orang hebat, memiliki kemampuan dan bertekad untuk membangun Wajo, bagi kami hal itu patut diapresiasi, namun dalam hal penentuan wakil diputuskan atas kesepakatan bersama partai pendukung dengan mempertimbangkan aspirasi dan keinginan masyarakat. Intinya, untuk membangun Wajo tidak mesti harus duduk berkuasa dan memangku jabatan, ayo kita jalan bersama, hilangkan kesan persaingan karena kita hadir untuk membangun daerah”, tutur Rahmanuddin. (MC)