Di Wajo, Bupati Saran Warga Olah Pepaya Jadi Sabun

Wajo, MC – Untuk lebih mengefektifkan gerak ekonomi dan merangsang masyarakat untuk berpenghasilan, Bupati Wajo A Burhanuddin Unru mewacanakan untuk menggelontarkan program pengolahan buah pepaya menjadi sabun mandi.

Program yang digagas tersebut berangkat dari pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam pohon pepaya. Sementara cara pengolahan-nya nanti, masyarakat akan diberi pelajaran khusus yang akan dilakukan oleh Badan Ketahanan Pangan, Tim Penggerak PKK dan Majelis Taqlim.

“Kita ingin pendapatan masyarakat lebih meningkat, masyarakat bisa berpenghasilan dirumah-nya dengan memanfaatkan potensi-potensi alam yang diberikan Sang Pancipta kepada kita. Kita ingin, penghasilan dari pengolahan buah pepaya menjadi sabun tersebut bisa dijadikan sebagai sumber mata pencaharian masyarakat, seperti itu harapan kita,” terang Bupati saat beri sambutan dalam acara dialog Safari Ramadhan jelang buka puasa, di Peneki Kecamatan Takkalalla, Selasa, 2/7.

Bupati menjelaskan, program tersebut digelontarkan oleh pemerintah tidak lain untuk memberdayakan masyarakat, memotivasi dan melatih keterampilan masyarakat untuk lebih mandiri.

“Kita ingin gerak ekonomi masyarakat bergerak, tidak hanya mengandalkan mata pencaharian-nya sebagai petani. Namun kita ingin masyarakat bisa berpenghasilan dari keterampilan-nya,” pungkas Bupati.

Lanjut, untuk memaksimalkan program ini, memanfaatkan pekarangan dengan menanam pepaya, maka Pemerintah akan menyiapkan bantuan bibit pepaya.

“Kita akan bantu masyarakat, baik modal maupun bibit pepaya. Kalau ternyata, masyarakat tidak mampu mengolah, cukup memanfaatkan pekarangan-nya saja untuk menanam pohon pepaya. Nanti pemerintah yang akan beli langsung pepaya-nya kepada masyarakat,” terang Bupati. (aci)