Di Wajo, Kemarin Tanam Padi, Hari ini Panen

Wajo, MC – Sektor pertanian di Kabupaten Wajo terus dipacu peningkatan-nya oleh pemerintah, hamparan sawah seluas 90ribu hektare lebih dan 80persen penduduk menggantungkan hidup pada sektor ini menjadi motivasi tersendiri bagi pemerintah untuk lebih memaksimalkan produktifitas pertanian.

Sejauh ini, upaya yang dilakukan pemerintah melalui program pertanian sudah dapat dirasakan manfaat-nya oleh masyarakat di-seluruh daerah Kabupaten Wajo.

Seperti yang dapat dinilai dalam dua hari terakhir, tepat-nya di Kecamatan Belawa dan Kecamatan Pitumpanua.

Bupati Wajo A Burhanuddin Unru bersama Wakil-nya, A Syahrir Kube Dauda kesempatan itu menghadiri kegiatan pertanian yang dilaksanakan oleh masyarakat dan pemerintah setempat.

Di Kecamatan Belawa, tepat-nya di Desa Ongko-e, Kamis, 4/9 kemarin, masyarakat melaksanakan penanaman perdana padi. Sedangkan, pada hari ini (Jumat, 5/9), kedua-nya kembali ikut dalam acara Panen Raya Padi di Alesilurung Kecamatan Pitumpanua.

Bupati Wajo A Burhanuddin Unru dalam acara mengungkap kesiapan untuk meningkatkan produksi panen pertanian hingga 12ton per-hektare.

Dia juga mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir bertani dengan metode konvensional beralih menggunakan pola pertanian modern. Menurut-nya, pola konvensional yang selama ini diterapkan oleh petani mulai temukan banyak kendala dan akan berimbas negatif terhadap produktifitas pertanian.

Begitupula di Kecamatan Pitumpanua, Bupati mengimbau masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan lama dalam penggunaan pupuk. Dia menyarankan masyarakat menggunakan pupuk NPK dan mengurangi penggunaan pupuk Urea.

“Penggunaan Pupuk NPK saat ini lebih efektif mengangkat produksi pertanian dibanding menggunakan pupuk Urea. Unsur dalam pupuk NPK berdasarkan penelitian dinilai tepat untuk digunakan saat ini dibanding masyarakat menggunakan pupuk Urea,” terang Bupati.

(Penulis : Sultan)