Di Wajo, Peluang JK – Prabowo, Masih Kabur

Wajo, MC – Arah dukungan masyarakat Kabupaten Wajo kepada dua pasangan Calon presiden dan Wakil presiden RI, masih kabur alias belum bisa terukur.

Sejauh ini, berdasarkan pantauan, masing-masing pasangan, yakni, Joko Widodo – Jusuf Kalla dan Prabowo Subiantoro – Hatta Radjasa, memiliki pendukung fanatik.

Dinamika dukungan itu dapat diamati dalam perbincangan lepas di-salah satu Warung kopi di Sengkang. Hampir setiap malam, sejak ada-nya pasangan bakal calon, Pilpres menjadi bahan diskusi dukung mendukung.

Dalam diskusi lepas itu-pun sering mencuat kelemahan dan kekurangan dari kedua pasangan ini. Sampai-sampai ada yang mengurai trade record para calon.

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Wajo, Sumardi Arifin yang dimintai taanggapan terkait kondisi tersebut mengatakan, bahwa hal itu biasa dalam politik.

Menurut-nya, kalaupun ada yang mendukung Jokowi atau Prabowo, itu sah-sah saja karena hanya dua pasangan ini secara formalitas dukungan partai yang bisa maju sebagai Capres dan Cawapres 9 Juli mendatang.

Namun, kata dia, secara pribadi dan selaku Ketua PKB Wajo, diri-nya mengaku tetap loyal pada keputusan partai untuk mendukung pasangan Jokowi – JK dalam Pilpres nanti.

“Apapun bentuk-nya, saya harus loyal pada keputusan partai, terlebih JK sebagai Cawapres Jokowi, adalah orang Sulawesi. Mau tidak mau, tentu saya tetap mendukung dan berusaha menangkan pasangan ini,” kata Sumardi.

Lain hal-nya dengan salah seorang pemuda ini, sebut saja, nama-nya M Najib, dia mengaku mendukung Prabowo bersama pasangan-nya bukan karena tidak suka pada JK.

Najib menjelaskan, Prabowo dengan kharisma dan peluang keterpilihan yang dimiliki-nya menggugah-nya untuk beri dukungan. Prabowo dianggap sebagai sosok yang tepat menjadi pemimpin Indonesia saat ini.

“Jelas-nya untuk Pilpres ini, saya dukung Prabowo,” pungkas Najib dengan kata yakin. (aci)