Dibilangin Seperti Penjual Sabun, Burhanuddin Unru Cuek

Wajo, MC – Gara-gara keseringan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah agar ditanami dan menghasilkan buah pepaya untuk selanjut-nya masyarakat olah menjadi produk sabun kecantikan, A Burhanuddin Unru Bupati Wajo sempat di-plesetin seperti penjual sabun.

Plesetan yang mengatakan diri-nya seperti penjual sabun ini bahkan pernah di-dengar dan dirasakan langsung oleh-nya.

“Ya mau di-apa, kalau saya diplesetin seperti itu, mungkin karena saya sering mem-promosikan produk sabun yang bahan dasar-nya terbuat dari buah pepaya, maka-nya saya disebut seperti penjual sabun. Tapi, tidak apa-apa, kita cuekin saja, yang penting tujuan saya baik,” ungkap-nya saat beri arahan dalam acara Safari Ramadhan di Kecamatan Sabbangparu, Selasa, 15/7.

Saat ini, lanjut Bupati, pemerintah terus memotivasi masyarakat untuk membangun usaha dengan memanfaatkan potensi pekarangan rumah-nya. Burhanuddin ajak masyarakat menanam pohon pepaya agar nanti-nya setelah berbuah, pepaya itu dijadikan bahan dasar pembuatan sabun kecantikan.

“Masyarakat harus lebih giat bekerja, bisa berpenghasilan luar dari pekerjaan tetap-nya. Pemerintah siap membantu dengan menyediakan bibit dan cara pengolahan-nya. Kedepan, Tim Penggerak PKK bersama Majelis Taqlim akan turun mengajarkan cara membuat sabun dari buah pepaya. Jadi, jangan heran setiap kali beri sambutan, Saya bergaya seperti penjual sabun, itu dilakukan agar masyarakat tergugah untuk lebih produktif,” terang Burhanuddin. (aci)