Diduga Dendam Soal Tanah, Petani di Keera Diparangi

Wajo, MC – Diduga dendam lama masalah tanah, lelaki Junaede (50) warga lingkungan Ballere hembuskan nafas terakhirnya ditempat kejadian peristiwa (TKP) Kelurahan Ballere Kecamatan Keera, sekitar pukul 17.15 Wita, Selasa, 17/2 sore tadi.

Pria yang kesehariannya diketahui bekerja sebagai seorang petani ini meninggal dunia di TKP setelah alami luka parah ditubuhnya akibat diparangi oleh Nawir (50) warga Beraung Desa Ciromani Kecamatan Keera.

Kapolres Wajo AKBP Masrur yang dimintai keterangan menjelaskan bahwa peristiwa pembunuhan itu terjadi setelah Junaede mengarah pulang dari kebun tempat sapi ternaknya. Namun ditengah jalan, Junaede yang menggunakan motor dihadang oleh Nawir bersama rekannya.

Korban yang sementara diatas motor kemudian dilempar dengan batu hingga terjatuh dan kemudian dihujani dengan parang oleh Nawir bersama rekannya hingga meninggal dunia.

“Korban mengalami luka-luka pada bagian wajah, luka robek pada lengan bagian kiri serta luka berat pada bagian tubuh lainnya. Akibat pemarangan itulah sehingga korban meninggal dunia,” pungkas Masrur melalui via ponselnya.

Ditambahkan bahwa motif kejadian pembunuhan karena dendam lama soal tanah. “Saat ini pihak kepolisian Polres Wajo melakukan pengejaran kepada para pelaku,” pungkas Masrur.

Penulis : Nur Asri, SH