Dinikahkan, Siswi SMP ini Putus Sekolah

MC, Wajo – Kasus kawin muda dengan usia dini masih ditemukan di Wajo. Anak yang masih seumur jagung dan berharap menimba ilmu di-bangku sekolah, terpaksa pupus dan harus mengurus rumah tangga..

Seperti yang dialami oleh salah seorang siswi SMP 1 Keera Kecamatan Keera. Dari 114 siswa yang terdata ikut dalam ujian nasional (UNAS) baru-baru ini, satu diantara-nya terpaksa harus balik haluan dan melipat karena dinikah-kan oleh kedua orang tua-nya. Dua teman lain-nya juga tidak ikut ujian karena ikut orang tua-nya pindah kampung.

Kepala Sekolah SMP 1 Keera A Sambas membenar-kan hal itu, menurut-nya, dari 114 siswa yang terdata ikut dalam UNAS, hanya diikuti oleh 111 siswa. Satu diantara-nya menikah muda dan dua teman lain-nya ikut orang tua-nya.
Sambas menjelaskan, sebelum siswi tersebut melepas masa lajang, pihak sekolah telah melakukan koordinasi kepada orang tua-nya, namun, upaya yang dilakukan itu tidak berhasil.

“Sebelum ujian, kami sudah mengingatkan orang tua siswa tadi untuk menunggu pelaksanaan ujian, namun, tidak berhasil. Orang tua-nya tetap ngotot menikahkan anak-nya dan memilih untuk menghentikan sekolah anak-nya. Hasil-nya, usai menikah, siswa tersebut malu dan merasa minder untuk melanjutkan kembali sekolah-nya,” ujar Sambas. (Sul)