Dinkes Wajo Target 3 Unit Mobdin Tiap Puskesmas, Roda Dua Bagi Tenaga Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Wajo, Dr Baso Rahmanuddin saat menyerahkan kunci kepada para Kepala UPTD Puskesmas penerima kendaraan dinas (Foto : MC)

Wajo, MC – Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo menarget lengkapi 3 unit mobil operasional pada 23 Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) yang tersebar diseluruh wilayah daerah kabupaten Wajo. Ketersediaan kendaraan dinas ambulance, mobil jenazah dan puskesmas keliling ini diprogramkan untuk terpenuhinya pelayanan serta tercapainya peningkatan kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, Dr Baso Rahmanuddin mengungkap hal itu usai menyerahkan 3 unit mobil Puskesmas Keliling kepada Puskesmas Wewangrewu, Salobulo dan Gilireng, serta 1 unit mobil ambulance untuk Puskesmas Belawa, di halaman kantornya, Jumat, 28 Juli 2017.

Ia menjelaskan bahwa target 3 unit mobil operasional tiap Puskesmas itu diprogramkan karena ketersediaan sarana pendukung kesehatan masyarakat tersebut belum sepenuhnya terpenuhi di kabupaten Wajo. Dari 23 Puskesmas, baru beberapa diantaranya yang memiliki 2 atau 3 kendaraan dinas.

Kepala UPTD Puskesmas Wewangrewu, Dr Suryana Bahri saat menerima kendaraan dinas Puskesmas Keliling (Foto : MC)

“Padahal jika untuk kebutuhan masyarakat, masing-masing Puskesmas harus memiliki 3 unit, karena terkadang masyarakat meminta mobil jenazah, sementara yang ada hanya ambulance atau mobil puskesmas keliling. Oleh alasan itu sehingga pemerintah mengupayakan kendaraan operasional, baik ambulance, mobil jenazah maupun mobil puskesmas keliling, itu agar kebutuhan masyarakat pada bidang kesehatan dapat tertangani dengan baik”, ujar Rahmanuddin.

Lanjut Ketua Karang Taruna Kabupaten Wajo ini menerangkan bahwa untuk lebih maksimalnya pelayanan dan gerak peningkatan derajat kesehatan masyarakat, pemerintah daerah juga melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) mendorong pemerintah desa untuk mengalokasikan anggaran untuk mobil ambulance.

“Kita sudah lakukan pertemuan dengan para kepala desa dan menyarankan mereka untuk membeli mobil ambulance, program itu didorong melalui Prima Kesehatan ditingkat desa. Anggarannya bisa melalui Dana Desa serta dalam penggunaannya semata-mata untuk pelayanan kesehatan masyarakat”, pungkas Dr Baso (sapaan akrab).

Untuk diketahui, 4 unit kendaraan tersebut dialokasikan melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017. Pengadaan itu pula merupakan kedua kalinya setelah sebelumnya pada tahun 2016 silam dilakukan hal yang sama. Selain roda empat, Dinas Kesehatan juga akan menyediakan kendaraan operasional roda dua bagi tenaga kesehatan pada masing-masing Puskesmas. (Red/MC)