Dinsos Wajo Adakan Pelatihan Otomotif Bagi Eks Napi

Wajo, MC – Sejumlah eks narapidana yang akan habis masa tahanannya mengikuti pelatihan kerja berupa pendidikan dan pelatihan otomotif di Aula Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sengkang, Senin, 24/11.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Wajo.

Ketua Panitia Andi Wana Nganro mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut untuk memberikan wawasan, teori dan keterampilan kepada peserta agar mampu meningkatkan keterampilan dan berbuat untuk dirinya sendiri dalam meningkatkan kesejahteraannya. Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan ini untuk pertama kalinya.

“Kegiatan ini untuk pertama kalinya setelah diberlakukannya sistem Otonomi Daerah (Otoda). Sebelumnya, pemerintah melaksanakan kegiatan Loka Bina Karya (LBK) yang kebetulan saat itu dilaksanakan di Kecamatan Majauleng,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Rutan kelas II B Sengkang, Andi Anjar berharap agar kedepan kegiatan pelatihan bisa tetap terlaksana di Rutan Sengkang. Dia menjelaskan, dari 149 warga binaan Rutan, hampir 99persen diantaranya menganggur (tidak punya pekerjaan).

“Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat kepada para napi maupun eks napi. Agar nantinya, setelah menjalani tahanan dan keluar berbaur bagi masyarakat bisa menjadi contoh melalui ilmu dan skill yang diperoleh dari pelatihan ini kepada masyarakat,” kata Andi Anjar

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Trangsmigrasi (Kadissostransnaker) Kabupaten Wajo, Andi Tenriliweng menjelaskan bahwa pelatihan ini sesuai dengan tupoksi dinas sosial, khususnya yang membidangi tentang pembinaan eks narapidana. Dia berharap agar kedepan pelatihan bisa berjalan dengan baik.

“Selaku pemerintah tentunya kami berharap agar pelatihan ini membawa manfaat kepada para napi maupun eks napi. Tak dipungkiri bahwa peserta dalam pelatihan ini terdapat peserta yang sudah akan selesai masa tahanannya, namun, diharap dalam pelatihan peserta dapat mengikutinya dengan baik untuk diterapkan nantinya ditengah masyarakat,” pungkas Liweng. (red)