DPR Apresiasi Pembangunan Infrastruktur di Indonesia Timur

IMG_9167Anggota Komisi XI DPR, Ahmad Hatari

Jakarta, MC – Anggota Komisi XI DPR Ahmad Hatari memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Presiden Jokowi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan Indonesia Timur, khususnya Papua dan Maluku. Pembangunan infrastruktur tersebut berupa jalan dan pelabuhan.

“Langkah Presiden ini sudah tepat dan luar biasa. Pemikiran beliau sungguh brillian” ujar Hatari saat ditemui di Komplek Senayan, Kamis, 7/4.

Dengan percepatan tersebut, legislator asal Maluku Utara meyakini hal ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Tidak hanya itu, ia juga akan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Dengan berbagai kebijakan paket ekonomi yang saat ini diterapkan oleh Pemerintah maka ini juga menjadi stimulus yang memiliki daya ungkit. Sehingga akselarasi pembangunan bisa dipacu dan akselarasi ekonomi bisa dikembangkan,” terangnya.

Belum lagi berbagai kebijakan pembangunan lainnya dari pemerintah. Dia mencontohkan dengan realisasi paket dana desa yang setiap tahunnya semakin bertambah. Pada anggaran tahun 2015, anggaran yang terealisasi baru sebesar Rp 20 trilliun. Namun pada APBN 2016 ditingkatkan menjadi Rp 47 trilliun.

“Baru (kali ini) terjadi dalam APBN 2016 anggaran belanja negara secara besar dialokasikan kepada belanja transfer daerah, mencapai lebih kurang 750 trilliun. Termasuk di dalamnya dana desa,” jelas anggota komisi ekonomi dan keuangan DPR ini.

Dengan besarnya dana tersebut, Hatari berharap pemerintah daerah bisa secara maksimal melakukan penyerapan dengan menjadikannya sebagai penunjang pertumbuhan perekonomian daerah. Apalagi secara geopolitik dan geografis, baik Maluku maupun Papua, menjadi daerah strategis bagi Indonesia.

Rabu kemarin (6/04), secara berturut-turut Presiden Jokowi meresmikan lima pelabuhan di Maluku. Pelabuhan tersebut adalah Pelabuhan Tutu Kembong, Pelabuhan Wonreli, dan Pelabuhan Pulau Teor di Maluku. Sementara di Maluku Utara ada Pelabuhan Tobelo dan Pelabuhan Galela. Adapun di Papua Barat ada Pelabuhan Wasior.

Keberadaan pelabuhan-pelabuhan itu menjadi manifestasi dari program nawacita Pemerintah Jokowi-JK, yakni program tol laut.

Sumber : Fraksi NasDem DPR-RI