DPRD Wajo Usul Ranperda KIBBLA

Wajo, MC – Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo akan mengusul Rancangan Perda tentang Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir, Bayi dan Anak Balita (KIBBLA) pada awal 2015 ini.

Pengusulan Ranperda ini merujuk dari ditemukannya sejumlah permasalahan terkait penanganganan KIBBLA yang diperoleh dari proses identifikasi masalah.

Ketua Komisi IV DPRD Wajo, Hj Husniaty HS mengungkap hal itu, di Ruang kerjanya, Rabu, 28/1.

Dia menjelaskan bahwa dari proses identifikasi masalah itulah yang menjadi asumsi dasar untuk melakukan penelitian hukum dan menetapkan aturan terkait penanganan KIBBLA di Kabupaten Wajo

Ketua Partai Demokrasi Indonesia – Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Wajo mengungkap bahwa masalah-masalah yang ditemukan diantaranya ;
– Masih tingginya angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB) dan angka kematian balita (AKABA), – Masih terbatasnya akses warga ke sarana kesehatan, masih rendahnya pengetahuan dan kesadaran warga tentang kesehatan ibu.
– Ketersediaan tenaga kesehatan yang belum memadai untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan disetiap lingkungan
– serta masih terbatasnya anggaran untuk kesehatan Ibu, Bayi baru lahir, Bayi dan balita.

“Permasalahan itu nantinya akan diurai dan dianalisa berdasarkan temuan/fakta lapangan yang telah dirangkumkan. Fakta-fakta tersebut menjadi dasar sehingga pembentukan Perda terkait KIBBLA dinilai penting untuk ditetapkan,” Pungkas Husni.

Penulis : Nur Asri, SH